JAKARTA – Empat jurusan langka di Indonesia dan bergaji tinggi menarik untuk diketahui, terutama bagi calon mahasiswa yang sedang mempertimbangkan masa depan karier. Di tengah banyaknya jurusan kuliah populer seperti Kedokteran, Hukum, atau Manajemen, ternyata ada sejumlah jurusan yang tergolong langka dan hanya tersedia di sedikit perguruan tinggi di Indonesia.
Meski kurang dikenal masyarakat luas, jurusan-jurusan langka ini justru memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Kebutuhan tenaga ahlinya cukup tinggi, sementara jumlah lulusannya masih terbatas. Kondisi ini membuat peluang kerja terbuka lebar dengan potensi gaji yang relatif besar, baik di dalam maupun luar negeri.
1. Jurusan Meteorologi
Jurusan Meteorologi merupakan salah satu jurusan langka yang hanya tersedia di beberapa perguruan tinggi, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan IPB University. Jurusan ini mempelajari dinamika atmosfer, cuaca, iklim, hingga fenomena alam yang berkaitan dengan kondisi udara dan lingkungan.
Lulusan Meteorologi memiliki peran penting, terutama di negara seperti Indonesia yang rawan bencana alam dan memiliki wilayah geografis yang luas. Prospek kerja lulusan jurusan ini antara lain sebagai analis cuaca, ahli meteorologi dan klimatologi, spesialis kebencanaan, peneliti ilmu atmosfer, hingga dosen di perguruan tinggi. Selain itu, lulusan Meteorologi juga berpeluang bekerja di instansi pemerintah seperti BMKG maupun sektor swasta yang bergerak di bidang energi, penerbangan, dan kelautan.
2. Jurusan Rekayasa Nanoteknologi
Rekayasa Nanoteknologi merupakan jurusan yang tergolong sangat langka dan futuristik. Di Indonesia, jurusan ini salah satunya tersedia di Universitas Airlangga (Unair). Bidang ini mempelajari teknologi material dalam skala nano yang penerapannya sangat luas, mulai dari kesehatan, farmasi, energi, elektronik, hingga industri manufaktur.
Prospek kerja lulusan Rekayasa Nanoteknologi cukup menjanjikan karena keahlian ini masih sangat dibutuhkan dan belum banyak dimiliki. Lulusan dapat berkarier sebagai nanoteknolog, insinyur nanoteknologi, ahli karakterisasi nanomaterial, konsultan nanoteknologi, peneliti, hingga dosen. Seiring berkembangnya teknologi dan industri berbasis riset, gaji lulusan jurusan ini juga tergolong tinggi, terutama jika berkarier di perusahaan internasional atau lembaga penelitian.
3. Jurusan Astronomi
Jurusan Astronomi merupakan salah satu jurusan paling langka di Indonesia dan hanya tersedia di Institut Teknologi Bandung (ITB). Jurusan ini mempelajari benda-benda langit, sistem tata surya, galaksi, hingga fenomena alam semesta secara ilmiah dan matematis.
Meskipun terlihat sangat spesifik, lulusan Astronomi memiliki kemampuan analisis, pemodelan, dan riset yang sangat kuat. Prospek kerja lulusan Astronomi tidak hanya terbatas pada dunia antariksa, tetapi juga sebagai peneliti sains, dosen, konsultan astronomi, analis data, hingga bekerja di lembaga penelitian nasional maupun internasional. Dengan keahlian yang sangat khusus, lulusan jurusan ini memiliki peluang karier dengan pendapatan yang kompetitif.
4. Jurusan Teknik Nuklir
Teknik Nuklir merupakan jurusan langka yang ada di Universitas Gadjah Mada (UGM). Jurusan ini mempelajari pemanfaatan energi nuklir, teknologi radiasi, serta aspek keselamatan dan pengelolaan reaktor nuklir.
Lulusan Teknik Nuklir memiliki prospek kerja yang luas, terutama di sektor energi, kesehatan, dan penelitian. Beberapa peluang kariernya antara lain sebagai teknisi nuklir, ahli proteksi radiasi, peneliti nuklir, manajer proyek nuklir, hingga ahli keselamatan nuklir. Dengan tingkat keahlian yang tinggi dan tanggung jawab besar, gaji lulusan Teknik Nuklir dikenal cukup tinggi, baik di lembaga pemerintah, rumah sakit, maupun industri energi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)