Begini Cara Urutkan Pilihan Prodi Saat Daftar SNBP 2026

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Sabtu 21 Februari 2026 23:04 WIB
Begini Cara Urutkan Pilihan Prodi Saat Daftar SNBP 2026 (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi jalur favorit masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Seleksi ini menitikberatkan pada nilai rapor serta prestasi akademik dan nonakademik selama sekolah.

Dalam mekanismenya, peserta akan diseleksi berdasarkan urutan pilihan program studi (prodi). Artinya, sistem akan lebih dulu menilai kelulusan di pilihan pertama. Jika tidak lolos, barulah dipertimbangkan ke pilihan kedua.

Agar peluang diterima lebih besar, berikut cara tepat mengurutkan pilihan prodi saat mendaftar SNBP 2026.

1. Tempatkan Prodi Impian di Pilihan Pertama

Pilihan pertama sebaiknya diisi dengan program studi yang benar-benar menjadi prioritas utama atau sesuai passion.

Karena seleksi dilakukan berurutan, sistem akan menilai peluang Anda di pilihan pertama lebih dulu. Jika nilai rapor dan prestasi mendukung, jangan ragu menaruh prodi impian di posisi ini.

Biasanya, prodi dengan:

  • Akreditasi unggul
  • Daya saing tinggi
  • Peminat banyak

diletakkan di pilihan pertama.

2. Pilih Opsi Lebih Aman di Pilihan Kedua

Pilihan kedua sebaiknya menjadi strategi cadangan. Anda bisa memilih prodi dengan tingkat persaingan lebih moderat atau daya tampung lebih besar.

Bukan berarti asal pilih, tetap pastikan prodi tersebut sesuai minat dan kemampuan akademik. Hindari memilih jurusan yang sama sekali tidak diminati hanya demi “aman”.

3. Perhatikan Aturan Lokasi PTN

Dalam SNBP, ada ketentuan terkait domisili sekolah:

  • Jika memilih dua prodi, salah satu PTN wajib berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal.
  • Jika memilih satu prodi saja, bebas memilih PTN di seluruh Indonesia.

Memahami aturan ini penting agar tidak salah strategi sejak awal.

4. Sesuaikan dengan Nilai Rapor

SNBP menilai performa akademik dari semester awal hingga akhir. Karena itu:

  • Pastikan nilai mata pelajaran pendukung prodi cukup kuat.
  • Lihat tren nilai (apakah stabil atau meningkat).
  • Perhatikan kesesuaian jurusan SMA dengan prodi tujuan.

Saat ini tidak ada pembatasan kaku antara IPA, IPS, atau Bahasa. Lintas jurusan diperbolehkan selama nilai mata pelajaran pendukung relevan.

5. Cek Daya Tampung dan Tingkat Keketatan

Sebelum menentukan urutan, cek informasi resmi mengenai:

  • Daya tampung tiap prodi
  • Jumlah peminat tahun sebelumnya
  • Rasio keketatan

Data ini biasanya tersedia di laman resmi SNPMB dan situs PTN terkait. Semakin tinggi rasio persaingan, semakin ketat peluangnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya