Skema ini menjadi bagian dari komitmen pembinaan yang menekankan keseimbangan antara prestasi olahraga dan pendidikan akademik. Dengan sistem tersebut, Veda tidak hanya berkembang sebagai pembalap, tetapi juga tetap memenuhi kewajiban pendidikannya selama berkarier di kancah internasional.
Sebelum naik ke Moto3, Veda lebih dulu menunjukkan potensinya di level Asia dan Eropa. Ia tercatat sebagai juara Asia Talent Cup 2023 serta meraih posisi runner-up di Red Bull Rookies Cup. Prestasi tersebut menjadi landasan kuat hingga akhirnya mendapat kepercayaan tampil bersama tim binaan Honda di kejuaraan dunia.
Penampilan solid Veda di seri pembuka turut mendapat sorotan dari Honda Racing Corporation (HRC). Dalam pernyataan resminya, Honda menilai hasil finis kelima pada debutnya sebagai capaian positif dan sinyal bahwa pembalap muda Indonesia tersebut layak diperhitungkan pada seri-seri berikutnya.
Langkah Veda Ega Pratama menuju Moto3 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan terstruktur melalui sekolah balap profesional dapat membuka jalan menuju level tertinggi. Perjalanannya kini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang bercita-cita menembus kompetisi balap motor dunia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik