JAKARTA - Riwayat pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang minta maaf usai usulkan gerbong KRL wanita dipindah. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait pemindahan gerbong khusus wanita ke tengah. Pernyataannya itu sempat menuai polemik di berbagai kalangan.
Adapun pernyataan Arifah mengusulkan gerbong khusus wanita yang berada di depan dan belakang diperuntukkan bagi penumpang laki-laki. Pernyataan ini ia sampaikan seusai insiden tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo dengan Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam dan mendapat respons negatif dari netizen.
"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat," kata Arifah yang dilihat di akun Instagram-nya, @arifah.fauzi.
"Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut. Tidak ada maksud dari saya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lainnya," sambungnya.
Arifah Fauzi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jakarta, termasuk di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah As Syafiiyah Jatiwaringin. Ia melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Dakwah IAIN Yogyakarta, lulus pada 1994.
Arifah Fauzi meraih gelar Magister Komunikasi dari Universitas Indonesia berkat beasiswa Ford Foundation pada tahun 2002.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik