Ruang Publik digital, dalam temuan penelitian Wamenag, dinilai telah memfasilitasi gerakan intoleransi dan ekstrimisme untuk memproduksi dan mendistribusikan wacana ideologi politiknya di luar batasan sempit lembaga formal dan politik elektoral.
Baca juga: Pendekatan Keagamaan Penting untuk Menjaga Keutuhan NKRI
"Ini merupakan tantangan tersendiri bagi negara-bangsa kita di saat Kemerdekaan RI yang ke-76 ini,” jelasnya
Oleh karena itu, para dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia diharapkan aktif berkontribusi dalam gerakan penguatan moderasi beragama.
"Saya mengajak dosen di berbagai perguruan tinggi di tanah air, untuk menjadi bagian dan turut serta dalam gerakan moderasi beragama. Jangan sampai kita diam ketika melihat fakta atas ekstrimisme dan intorelansi yang mengkoyak-koyak nasionalisme-keindonesiaan atas dasar keagamaan, tak terkecuali di ruang publik digital,” imbau Wamenag. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik