Share

Terlalu Banyak Libur, Siswa Arab Saudi Adaptasi Pola Tidur

Rafida Ulfa, Okezone · Kamis 30 Agustus 2018 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 29 65 1943314 terlalu-banyak-libur-siswa-arab-saudi-adaptasi-pola-tidur-6R1wcvgFVg.jpg Ilustrasi Siswa Belajar (Foto: Ist)

JEDDAH - Setelah siswa Arab Saudi liburan panjang, banyak orangtua khawatir tentang anak mereka yang bergadang dan mencoba untuk mengubah kebiasaan tidur tidak sehat mereka sebelum mulai lagi bersekolah. Di Arab, pada musim haji biasanya sekolah meliburkan siswanya. Begitu juga dengan bulan Ramadan.

Dilansir dari Saudi Gazette, Kamis (30/8/2018), beberapa ibu mengatakan bahwa anak mereka sejak Ramadan, telah tidur dengan baik setelah malam atau tidur di pagi hari, dan mereka harus mengubah pola tidur tersebut tetapi itu sangat sulit.

Beberapa ibu rumah tangga menjelaskan bahwa mereka selalu bergadang dengan anak mereka dan mereka tidak bisa mengubah pola tidur pada hari liburan mereka. Meskipun begitu, beberapa orang tua senang karena mereka tidak perlu mengubah ini, seperti yang mereka katakan bahwa anak mereka tidur lebih awal dan dapat dengan mudah kembali pada mode normal.

siswa

Salma Ahmed, ibu dari satu anak mengatakan bahwa anaknya tidur dengannya sampai pukul 4 a.m. dan dia tidak tahu bagaimana untuk mengubah waktu tidur anaknya tersebut. Dia menambahkan bahwa dia dan anaknya mungkin dapat meminum obat tidur beberapa hari sebelum sekolah dimulai, jadi mereka dapat kembali pada jadwal sekolahnya.

Ibu lainnya 'Om Khalid', yang mempunyai tiga anak mengatakan, "Anak saya tidur malam dan itu tidak apa-apa. Kebanyakan keluarga di Arab Saudi menderita sindrom kebiasaan tidur anak-anak mereka selama liburan. Saya pikir anak-anak saya akan pergi ke sekolah pada hari pertama tanpa tidur, sehingga mereka dapat kembali ke kebiasaan tidur lama mereka. ”

Dia menambahkan bahwa beberapa ibu dapat mengubah kebiasaan itu dengan membuat anak mereka tidur satu jam lebih awal dalam seminggu sebelum sekolah dimulai.

siswa

Donya Wali, seorang ibu rumah tangga dan ibu dari dua anak menjelaskan, dia membuat anaknya tidur lebih awal sekitar pukul 8.30 p.m. dan dia mematikan bahwa anak-anaknya belum bangun sebelum pukul 10.00 p.m.

"Satu cara untuk membuat anak tidur lebih awal adalah dengan melakukan berbagai kegiatan pada siang hari jadi mereka akan capek dan butuh tidur." ucapnya.

Melewatkan tidur siang juga adalah saran lainnya untuk memperbaiki kebiasaan tidur anak sebelum memulai lagi sekolah.

Sara Khalil, manajer investasi dan seorang ibu dengan dua anak mengatakan, "Anakku bangun pukul 06.00 p.m. dan tidur pada 08.00 p.m. Saya mengatur kebiasaan tidur anaknya untuk mengadopsi dengan jadwal sekolah dengan melewatkan tidur siang dan melakukan kegiatan ekstra di siang harinya, contohnya seperti berenang sehingga mereka akan capek dan tidur lebih awal."

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini