PROFIL dan pendidikan Ahmad Mursidi menarik diulas. Pernah jadi tersangka kasus tabrakan siswa, dia kini diangkat jadi staf ahli Bupati Pandeglang.
Tak ayal, nama Ahmad Mursidi pun ramai diperbincangkan publik Tanah Air saat ini. Peristiwa ini memicu perhatian luas karena jabatan barunya diberikan di kala proses hukum yang kabarnya masih berjalan.
Ahmad Mursidi tengah menjadi sorotan publik setelah dirinya dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Pandeglang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Padahal, dia masih berstatus tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang, termasuk seorang siswa SD.
Kasus yang menjerat Ahmad Mursidi terjadi pada 30 April 2026 di depan SDN Sukaratu 5, Kabupaten Pandeglang. Ia diduga kehilangan kendali saat mengemudikan kendaraan Toyota Innova hingga menabrak sejumlah orang di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Polisi kemudian menetapkan Ahmad Mursidi sebagai tersangka berdasarkan hasil penyidikan dan pemeriksaan di lapangan. Proses hukum terhadap kasus ini masih terus berjalan di kepolisian.
Di tengah status hukumnya, Ahmad Mursidi tetap dilantik oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang sebagai Staf Ahli Bupati. Pelantikan tersebut dilakukan dalam rotasi jabatan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pandeglang pada akhir Mei 2026.
Pemerintah daerah menyebut bahwa proses pengangkatan telah melalui mekanisme kepegawaian yang berlaku dan mendapat persetujuan dari pihak terkait. Namun, keputusan ini menuai kritik dari berbagai pihak yang menilai seharusnya jabatan publik tidak diberikan kepada seseorang yang masih berstatus tersangka.