5. Hati-Hati Memilih Kata
Seburuk apapun hasil pekerjaan subjek kritik Anda tersebut, sebenarnya apa sih, faedahnya mengkritik dengan kata-kata tajam yang menyakitkan? Esensi dari mengkritik seseorang adalah untuk membantunya berkembang dan tidak ada salahnya Anda berhati-hati memilih kata-kata. Jangan menggunakan kata-kata yang membuat kritik Anda seakan bersifat menyerang secara personal. Daripada mengatakan "Hasil pekerjaan kamu jelek", Anda bisa menggunakan kata lain dan menjelaskan dengan detail mengapa pekerjaan tersebut "jelek".
6. Memberi Solusi
Kritik tidak akan bermakna apa-apa jika si subjek tidak belajar sesuatu darinya. Agar kritik Anda tidak dianggap sekedar angin lalu, sertakan pula solusi dan ide efektif yang dapat memperbaiki kesalahan kolega Anda tersebut. Jika memungkinkan, tawarkan diri Anda sebagai rekan kerja atau mentor yang bersedia membantunya meningkatkan performa kerja.
(Baca Juga: CV Bagus tapi Tak Kunjung Dapat Panggilan Kerja? Ini 6 Alasannya)
(Rani Hardjanti)