Jangan menumpuk semua kritik untuk disampaikan langsung dalam waktu yang sama. Saat paling tepat untuk menyampaikan pandangan Anda adalah segera setelah permasalahan muncul. Jika Anda membawa-bawa semua kesalahan di masa lalu, yang ada subjek kritik tersebut malah akan menganggapnya sebagai serangan terhadap kemampuan kerjanya secara keseluruhan.
3. Menanyakan Pandangan Mereka
Sebelum Anda menyampaikan kritik Anda, tanyakan apa pendapat mereka sendiri mengenai perkara tersebut dan alasan mereka melakukannya. Cobalah untuk menangkap intensi dan perspektif mereka serta tidak langsung membentuk opini. Dengan memahami lebih dalam pola pikir yang membawa mereka mengambil keputusan tersebut, Anda akan bisa memberi kritik dan saran yang lebih tepat sasaran.
4. Selipkan Aspek Positif
Jujur saja, mendapat kritik bukan pengalaman yang menyenangkan. Tidak enak rasanya jika harus diam mendengarkan hal-hal negatif mengenai performa dan hasil kerja Anda. Berpeganglah pada perspektif ini saat Anda berencana menyampaikan kritik Anda. Sebelum menunjukkan hal-hal yang tidak Anda sukai, mulailah dengan memberitahu mereka hal-hal apa saja yang Anda sukai, mungkin kerja keras mereka atau keberhasilan mereka selesai sebelum tenggat waktu. Sekecil apapun itu, sedikit pujian akan 'memperhalus' kritik Anda dan membuatnya dapat diterima dengan lebih baik.