Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akademisi hingga Pelaku Industri Kumpul Bahas Roadmap Masa Depan Pendidikan Teknologi

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 15 Juli 2026 |18:59 WIB
Akademisi hingga Pelaku Industri Kumpul Bahas Roadmap Masa Depan Pendidikan Teknologi
Akademisi hingga Pelaku Industri Kumpul Bahas Roadmap Masa Depan Pendidikan Teknologi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Akademisi, praktisi industri, hingga mitra teknologi dari berbagai negara berkumpul dalam SAP Academic Community Conference APAC 2026 untuk membahas arah pengembangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI). Konferensi yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 di kampus BINUS @Alam Sutera ini menjadi wadah kolaborasi dalam menyiapkan talenta yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan.

Selama lima hari penyelenggaraan, peserta mengikuti berbagai seminar, diskusi panel, dan lokakarya teknis yang mengulas peran perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan dunia kerja akibat pesatnya perkembangan teknologi. Rangkaian acara akan ditutup dengan SAP Learning & Career Day pada 17 Juli 2026, yang menghadirkan lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti sesi praktik, pengembangan karier, serta networking bersama para profesional industri.

Menjembatani Dunia Pendidikan dan Industri

Salah satu agenda utama konferensi adalah panel diskusi bertema "Educating Future-ready Talent in the Age of the Autonomous Enterprise". Para pembicara membahas bagaimana perkembangan AI mengubah struktur organisasi perusahaan, memunculkan jenis pekerjaan baru, hingga mendorong institusi pendidikan untuk menyesuaikan kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan industri.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan penyelenggaraan konferensi ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.

"Penyelenggaraan konferensi ini menegaskan komitmen BINUS University dalam membina dan memberdayakan masyarakat. Kami percaya bahwa kolaborasi School of Information Systems dengan SAP adalah langkah nyata dalam menyelaraskan pendidikan tinggi dengan dinamika industri global, terutama dalam menghadapi era otomasi," ujarnya.

Senada dengan itu, Dekan School of Information Systems, Dr. Rudy, S.Kom., M.M., menilai perguruan tinggi kini tidak cukup hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis.

"Diskusi ini sangat krusial. Kami ingin membekali mahasiswa tidak hanya dengan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan mengelola kolaborasi antara manusia dan AI sehingga mereka tetap relevan di masa depan," katanya.

Perkuat Ekosistem AI dan Transformasi Digital

Kolaborasi dengan SAP Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi dan kecerdasan buatan yang selaras dengan perkembangan industri global.

Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, menyatakan pihaknya mendukung pengembangan pendidikan teknologi melalui integrasi AI dan teknologi terkini ke dalam proses pembelajaran.

"Kami bangga dapat mendukung visi perguruan tinggi dalam memajukan pendidikan teknologi. Dengan menghadirkan keahlian AI dan teknologi mutakhir ke dalam pembelajaran, kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga siap menjadi pemimpin di era Autonomous Enterprise," ujarnya.

Melalui konferensi ini, penyelenggara berharap tercipta kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi dan dunia industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan transformasi digital sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan industri teknologi informasi di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement