Dalam pernyataan tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Pontianak, Undang Maryati, menyampaikan beberapa poin penting, termasuk keputusan sekolah untuk tidak mengikuti lomba ulang.
“SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI,” tulis Undang dalam pernyataan sikap tersebut, dikutip Kamis (14/5/2026).
Selain itu, pihak sekolah menegaskan bahwa tindakan siswa yang menyanggah keputusan juri merupakan bentuk upaya meminta klarifikasi demi terciptanya perlombaan yang transparan dan objektif.
“SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi, demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel,” lanjut pernyataan tersebut.
Undang juga menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah berniat menyerang penyelenggara maupun juri lomba, apalagi membatalkan hasil perlombaan yang telah ditetapkan.