JAKARTA – Direktorat Penyerasian Pembangunan Daerah Khusus (P2DK), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan audiensi strategis dengan MNC University dalam rangka mendorong penguatan ekonomi digital desa. Pertemuan berlangsung pada Selasa, 7 April 2026 di Ruang Garuda Lantai 9 MNC University.
Dalam audiensi tersebut, Direktur P2DK, Ridha Haykal Sama, mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) adalah masih dominannya sistem pengelolaan konvensional serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital, baik dalam aspek pemasaran maupun manajemen usaha.
“Oleh karena itu, diperlukan pendekatan teknologi informasi yang terintegrasi untuk meningkatkan kapasitas koperasi sekaligus mendorong literasi digital masyarakat. Pemanfaatan media sosial juga menjadi kunci dalam memperkuat pemasaran dan branding produk koperasi,” ujarnya.
Selain itu, Ridha Haykal juga menyoroti pentingnya pengembangan desa wisata berbasis digital, khususnya di wilayah desa asuh Ditjen P2DK. Strategi yang didorong meliputi penguatan branding, promosi melalui media sosial, serta pengemasan potensi lokal seperti festival budaya dan narasi tokoh setempat, yang didukung dengan peningkatan aspek keamanan dan pelatihan bagi masyarakat desa.
Menanggapi hal tersebut, Rektor MNC University, Dendi Pratama, menyatakan kesiapan institusinya untuk berkolaborasi melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam produksi konten kreatif dan pemasaran berbasis afiliasi.
“MNC University siap mendukung pengembangan ekosistem digital desa melalui kolaborasi nyata, termasuk melibatkan dosen dan mahasiswa dalam pengembangan platform digital, penguatan branding, serta promosi produk unggulan desa dan koperasi,” ungkap Dendi.
Adapun bentuk dukungan yang ditawarkan MNC University meliputi pengembangan ekosistem digital Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, mulai dari pembuatan marketplace khusus, pemasaran berbasis media sosial, hingga sistem manajemen keuangan dan operasional. Selain itu, MNC University juga akan mengembangkan direktori desa wisata berbasis storytelling dengan dukungan teknologi AI, serta meningkatkan kapasitas masyarakat desa melalui pelatihan literasi digital, keuangan, dan bahasa Inggris.
Tidak hanya itu, MNC University juga mendorong mobilisasi dosen dan mahasiswa dalam promosi produk unggulan desa sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi.
Pertemuan ini menghasilkan komitmen awal kerja sama yang mencakup digitalisasi koperasi desa/kelurahan, pengembangan desa asuh, serta pelaksanaan program vokasi berbasis kebutuhan industri. Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk menyusun rencana aksi bersama, mengembangkan pilot project di wilayah Jakarta Timur, serta menggelar pertemuan lanjutan guna mematangkan desain program dan pembagian peran.
Melalui sinergi ini, Ditjen PPDT dan MNC University diharapkan mampu menghadirkan model kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mempercepat transformasi digital serta memperkuat ekonomi desa yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program studi, kolaborasi akademik, maupun kegiatan di MNC University, silakan kunjungi Website: https://mncu.ac.id
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik