Meskipun ibu terbukti mempunyai pengaruh terhadap prestasi pendidikan anak, tetapi interaksi mereka mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap perilaku sosial dan dukungan emosional. Sebaliknya, penelitian ini mengisyaratkan gagasan bahwa ayah memberikan kontribusi unik, berinteraksi dengan anak-anak dengan cara yang berbeda.
Para peneliti menyoroti kemungkinan kuat bahwa keterlibatan ayah dalam pembelajaran dan perkembangan anak, memberikan manfaat yang khusus dan unik. Salah satu aspek penting dari penelitian ini adalah universalitas dampak positif dari adanya interaksi yang dilakukan oleh ayah.
Temuan ini bertentangan dengan banyak penelitian yang menunjukkan bahwa efek tertentu mungkin lebih nyata pada satu populasi atau tidak sama sekali pada yang lain. Dalam kasus ini, penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif yang konsisten dan meluas terhadap keterlibatan ayah dengan anak-anaknya.
Berbagai aktivitas seperti membaca, bercerita, bermain musik, menggambar, atau beraktivitas di luar ruangan dianggap sebagai bentuk interaksi. Meskipun ada hambatan terkait pekerjaan dan kesibukan, keterlibatan ayah akan dapat berkontribusi terhadap keterlibatan jangka panjang terhadap anak.
Melalui penelitian ini, para peneliti menyoroti pentingnya meningkatkan dukungan dan dorongan bagi para ayah agar terlibat dalam pembelajaran anak di sekolah dan di rumah. Hal tersebut menjadi penting karena peningkatan partisipasi ayah dikaitkan dengan manfaat yang nyata dalam pencapaian awal anak saat menginjak sekolah dasar.
(Dani Jumadil Akhir)