Share

5 Kisah Haru Mahasiswa yang Meninggal Dunia saat Menjelang Wisuda

Alifia Gita Riani, Litbang Okezone · Senin 17 Oktober 2022 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 17 65 2688440 5-kisah-haru-mahasiswa-yang-meninggal-dunia-saat-menjelang-wisuda-LAvhg4v7qy.jpg Ilustrasi/Unsplash

JAKARTA - Wisuda merupakan sebuah momen yang sangat dinantikan oleh mahasiswa ketika sudah berhasil menyelesaikan sidang tugas akhir.

Saat sesi wisuda, biasanya mahasiswa mengajak keluarganya untuk menghadiri momen tersebut.

Namun, ada beberapa kisah haru di mana wisudawan tidak dapat merasakan momen wisuda lantaran meninggal dunia.

Berikut beberapa kisah haru wisudawan yang meninggal dunia.

1. Wisudawan UNS Solo

Seorang wisudawan yang bernama Rika Kurnia Wati meninggal dunia dua hari sebelum momen wisuda digelar.

Ia meninggal akibat perdarahan lambung pada 25 Agustus 2022.

Mendiang Rika Kurnia Wati lulus dari Prodi Pendidikan Sekolah Dasar Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan lama studi 3 tahun 8 bulan dan meraih IPK 3,75.

Follow Berita Okezone di Google News

Keluaga Rika datang untuk menggantikan mendiang Rika menjalani prosesi wisuda.

Saat sesi pemberian ijazah, Rektor UNS Profesor Jamal Wiwoho turun langsung dari panggung utama untuk menyerahkan secara langsung ijazah milik Rika kepada keluarga yang mewakilinya.

2. Wisudawan UIN Jakarta

Wisudawan bernama Nur A'isyah Maulidah (22) yang merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Jakarta meninggal dunia karena kecelakaan.

Nur mengalami kecelakaan sesusai ia mengambil foto untuk keperluan wisudanya.

Oleh sebab itu, saat proses wisuda berlangsung pada 27 Agustus 2022, orangtua Nur datang menggantikannya.

Rasa haru menyelimuti ketika orangtua Nur mewakili mendiang anaknya menerima ijazah.

Nur dikenal dengan sebagai mahasiswa yang berprestasi dan mendapat banyak penghargaan yang mengharumkan nama baik kampusnya.

3. Wisudawan UPN Veteran Jakarta

Muhammad Aldianto yang merupakan lulusan Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPN Veteran Jakarta.

Namun, ia telah meninggal dunia karena sakit sebelum pelaksanaan wisudanya.

Diwakili oleh kakaknya, mendiang Muhammad Aldianto tetap dilantik pada Wisuda ke-69 Program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Magister UPN Veteran Jakarta, pada 25 September 2022 lalu.

Rektor Profesor Dr Erna Hernawati mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga, dalam sambutannya, sekaligus mendoakan almarhum.

4. Wisudawan Universitas Pasundan

 

Muhamad Ali Yunan Isnan, ST tidak dapat mengikuti wisuda karena telah meninggal dunia sebelum wisuda dilaksanakan.

Ali merupakan mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Universitas Pasundan angkatan 2016.

Ia meninggal pada 6 Februari 2022 akibat penyakit paru-paru yang dideritanya, tak lama setelah ia menuntaskan sidang akhir dan menyandang gelar sarjana.

Sang ayah, Haji Rasta, menggantikan putranya untuk mengikuti wisuda pada 28 September 2022 dan menerima piagam kelulusan Ali.

Haji Rasta Ayahnya mengenakan kopiah dan serba hitam sembari memegang toga dan mengenakan pin tanda peserta wisuda di dadanya. Ia juga turut maju untuk mengikuti proses pelantikan, yang membuat hadirin terharu.

5. Wisudawan Universitas Brawijaya

Acara wisuda Universitas Brawijaya pada 22 Agustus 2022 terlihat berbeda. Seorang ibu hadir menggantikan anaknya, Dani Munawir Uswanas, S.Gz, yang seharusnya menjadi wisudawan saat itu.

Namun, anaknya tersebut tidak bisa mengikuti prosesi wisuda karena telah meninggal dunia.

Oleh karena itu, Fatma Uswanas mewakili anaknya wisuda dan menerima ijazah milik Dani dari Rektor dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya.

Wisudawan asal Kabupaten Fakfak, Papua Barat itu meninggal dunia karena sakit.

Dani telah berhasil menempuh pendidikan selama 4 tahun 10 bulan dan mendapatkan banyak prestasi selama menjalankan pendidikannya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini