Share

6 Tips Sukses Kuliah Kedokteran, Jaga Semangat Sampai Akhir!

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 15 Mei 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 11 65 2592511 6-tips-sukses-kuliah-kedokteran-jaga-semangat-sampai-akhir-5LBLaxaPzV.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Selain menjadi incaran banyak orang untuk mewujudkan cita-cita menjadi dokter, jurusan kedokteran dikenal juga dengan tingkat kesulitannya, baik untuk masuk ke jurusan ataupun saat menjalani perkuliahannya.

Bila tak kuat fisik dan mental, stres yang mendera dapat membuat mahasiswa berhenti di tengah jalan. Artis Alyssa Daguise, misalnya, yang merasakan tekanan begitu berat di tahun kedua kuliah hingga akhirnya memutuskan menyudahi kuliahnya di jurusan kedokteran.

Tidak mudah kuliah di jurusan kedokteran, namun bukan berarti tidak bisa dijalani. Berikut beberapa tips sukses kuliah kedokteran.

• Semangat yang Konsisten

Untuk menjadi seorang dokter, mahasiswa jurusan kedokteran harus memiliki motivasi yang kuat dan konsisten karena ia dituntut mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan manusia dan obat-obatan. Ilmu di kedokteran selalu terjadi pembaharuan, hal itu mengharuskan para mahasiswa kedokteran harus siap terus belajar dan menyesuaikan dengan perkembangan ilmu di dunia kedokteran.

• Membagi Pelajaran ke dalam Sistem Blok

Menjadi mahasiswa kedokteran pasti memiliki banyak materi yang harus dipelajari. Agar materi yang banyak itu tidak berceceran atau bercampur dengan materi yang berbeda, alangkah baiknya membagi materi atau pelajaran ke dalam beberapa blok. Hal itu agar membantu para mahasiswa bisa belajar dengan lebih tersistem.

• Belajar dari Kasus-kasus yang Pernah Ada

Para mahasiswa kedokteran harus bisa belajar dari kasus sehari-hari maupun kasus yang pernah ada sebelumnya. Kasus-kasus tersebut dapat dihubungkan dengan teori ataupun ilmu yang ada di kedokteran. Dengan begitu, nantinya seorang mahasiswa kedokteran akan semakin andal dan terbiasa dalam menangani berbagai kasus penyakit yang dihadapi orang.

• Belajar dari Mentor

Saat berkuliah di kedokteran, tentu mahasiswa tak hanya melulu belajar dari ilmu yang ada di buku. Untuk menjadi seorang dokter profesional diperlukan sebuah pengalaman yang diperoleh dengan cara terjun langsung menangani manusia.

Para calon dokter tersebut kelak mengikuti koas dan perlu belajar dari mentor yang terlebih dulu sudah berkarier di dunia kedokteran. Mentor atau dokter senior itu dapat membagikan pengalaman dan menjelaskan hubungan antara ilmu yang dipelajari saat perkuliahan dengan kejadian langsung yang terjadi di lapangan.

• Rajin Menghafal dan Pahami Materi

Mengingat materi pada jurusan kedokteran ini cukup banyak, alangkah baiknya para calon mahasiswa kedokteran untuk rajin menghafal. Hal itu karena otak harus tetap butuh dilatih daya memorinya. Kegiatan menghafal ini juga nantinya sangat membantu para mahasiswa kedokteran untuk memahami materi-materi yang ada.

• Dekat dengan Teman Satu Angkatan

Dalam menjalani kuliah jurusan Kedokteran, tentu teman sangat diperlukan. Keberadaan teman membuat seseorang bisa saling bertukar informasi tentang segala hal, terutama tentang materi perkuliahan kedokteran yang memang dikenal sangat banyak.

Selain itu kehadiran teman di perkuliahan bisa membantu untuk saling memberi dukungan. Dukungan dari teman ini akan sangat berpengaruh bagi kelancaran kuliah, terutama ketika banyaknya materi dan tugas yang dihadapi.

*Diolah dari berbagai sumber,

Maria Alexandra Fedho/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini