Share

Catat! Berikut 6 Tips Sukses Seleksi CV Applicant Tracking System

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Rabu 19 Januari 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 65 2534631 catat-berikut-6-tips-sukses-seleksi-cv-applicant-tracking-system-wuwBC2qpSQ.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Dalam proses rekrutmen pegawai maupun seleksi penerima beasiswa luar negeri ada satu tahapan penting. Yakni, Curriculum Vitae (CV) Applicant Tracking System (ATS).

Namun, masih banyak masyarakat terutama mahasiswa dan alumni yang belum memahami secara benar dan mendalam bagaimana CV ATS yang baik dan benar. Padahal. CV ATS penting kaitannya dalam menggambarkan profil singkat seseorang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Kementerian Investasi Dorong Pelajar dan Mahasiswa Jadi Pengusaha

Dit. Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA) Universitas Airlangga (Unair) beberapa waktu yang lalu bekerja sama dengan Wall Street English mengelar webinar “CV ATS Friendly Making”. Webinar itu membagikan tips menyusun CV ATS yang baik dan benar yang dibawakan oleh Ryan Blasczyk.

Ryan menyampaikan, ada sebanyak enam tips dalam menyusun CV ATS. Tips pertama yaitu mengajukan CV ATS sesuai dengan kualifikasi yang dicari oleh perusahaan.

“Kalau latar belakang kalian seorang guru kemudian mendaftar pekerjaan tertentu seperti dokter, maka secara langsung pada tahap CV ATS kalian tidak akan lolos karena tidak sesuai dengan kualifikasi persyaratan yang dibutuhkan,” ujarnya melansir laman resmi Unair di unair.ac.id, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga:  9 Cara Kenali Minat dan Bakat Sebelum Pilih Jurusan Kuliah

Tips kedua, gunakan bahasa atau penggunaan kata yang benar. Sebab, penggunaan kata yang benar secara otomatis teks yang diajukan lebih mudah terbaca. Ketiga, jika mengajukan pekerjaan tertentu, pastikan kata kunci yang tertera di dalam resume atau CV sudah sesuai dengan pekerjaan yang dituju.

“Karena sebagian banyak pelamar pekerjaan melamar banyak pekerjaan, padahal harusnya dia berfokus pada satu pekerjaan yang ia tekuni untuk meyakini perusahaan atau tempat ia melamar pekerjaan itu,” ujarnya.

Keempat, masukkan keyword yang tertulis ke dalam konteks resume maupun CV yang diajukan. Sebab, nantinya keyword tersebut menjadi gambaran bagaimana kepribadian seseorang maupun kemampuan seseorang mengenai pekerjaan tersebut. Kelima yaitu pilihlah atau sesuaikan tipe file berkas yang diajukan, baik itu berupa pdf, word, atau format file lainnya.

“Karena sebagian orang tidak membaca bentuk tipe berkas yang disyaratkan sehingga terkadang jadi permasalahan akan konsistensi dari seorang pelamar dalam memperhatikan informasi,” ucapnya.

Terakhir, pastikan resume maupun CV yang diajukan terbaca dengan mudah oleh sistem maupun manusia. “Make sure that your CV or resume easy to scan by robots or human,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini