Share

Lokakarya Unair: Ini Tips dan Trik Penulisan Artikel untuk Publikasi Ilmiah

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Senin 27 Desember 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 65 2523085 lokakarya-unair-ini-tips-dan-trik-penulisan-artikel-untuk-publikasi-ilmiah-MrzPG9Pkt4.jpg Universitas Airlangga (foto: dok Humas Unair)

JAKARTA- Sebelum melakukan publikasi, seorang penulis harus memahami tujuan dari penulisan artikel tersebut. Hal ini disampaikan Prof. Dr. Irwansyah dari Universitas Hasanudin pada Lokakarya Pendampingan Penulisan Tugas Akhir Magister dan Doktor yang dihelat Prodi Kajian Ilmu Kepolisian (KIK) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair).

Prof. Irwan dalam presentasinya menyampaikan tentang “Strategi Penulisan Naskah di Jurnal Bereputasi.” Menurutnya, selain paham tujuan dari penulisan, perlu dipahami juga mengenai standar substansi, standar tata kelola (meliputi author guidelines dan template), serta trik dan strateginya.

Baca juga:  Biaya Kuliah Jurusan Hukum Unair, Tergantung Jalur Masuk!

Selanjutnya, Prof. Irwan juga menyatakan, artikel yang bersumber dari tesis atau disertasi harus difokuskan pembahasannya. Artikel yang akan diterbitkan tidak menyalin semua tesis atau disertai, tetapi memilih satu rumusan masalah yang mewakili dari gagasan yang dibahas.

“Tesis pada umumnya membahas dua rumusan masalah, sedangkan disertasi pada umumnya membahas tiga rumusan masalah. Agar nantinya tulisan-tulisan yang akan dimuat di jurnal tidak lagi bekerja dua kali, makanya nanti tulisan cukup bersumber dari naskah tesis atau disertasinya. Dari dua atau tiga rumusan masalah itu dipilih hanya satu yang mewakili gagasan untuk difokuskan dalam membuat tulisan,” katanya melansir laman unair.ac.id.

Baca juga:  Bikin Bangga! Alumnus Unair Ini Masuk Daftar 80 Pemimpin Strategis Dunia

Bagian penting artikel:

1. Judul artikel, harus menarik atensi dan bersifat provokatif, mengambarkan isi atau temuan, tidak berupa singkatan dan nama peraturan, dan tanpa nama objek atau lokasi penelitian.

2. Abstak, berisi tujuan penulisan artikel, metode singkat penulisan, hasil-hasil penting, temuan, kesimpulan, dan implikasi terhadap teori dan praktik.

3. Keyword, konsep penting yang berupa kata atau frasa, disusun dari spesifik ke umum, dan tidak harus termuat dalam judul dan abstrak.

4. Pendahulan, dapat menarik perhatian dan mampu meyakinkan pembaca mengenai pentingnya penelitian, serta berisi latar belakang, literature review, dan bersifat objektif.

5. Metode penelitian, harus menonjolkan bagaimana data dianalisis bukan bagaimna cara mengumpulkan data.

6. Hasil dan pembahasan, berupa argumentasi yang kuat, ketajaman analisis, sajian data yang mendukung pembahasan, dan perbandingan kritis dengan penelitian lain.

7. Simpulan, menjawab tujuan dan memperkuat temuan tanpa pembahasan atau komentar baru, implikasi penelitian untuk memperjelas manfaat yang dihasilkan penelitian.

Pada akhir, Prof. Irwan mengatakan hal lain yang perlu diperhatikan sebelum melakukan publikasi. Yakni, menghindari kutipan pribadi (lebih dari 15 persen) dan edisi khusus, jurnal predator, mengutip artikel dari jurnal yang dituju.

“Tulisan yang bagus, hindari mengutip pendapat sendiri. Kutip jurnal yang akan dituju, ini soal etika saja meskipun tidak ada ketentuan tapi sebaiknya mengutip artikel dari jurnal yang dituju baik satu atau dua artikel,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini