104 Pelajar Dapat Beasiswa Kuliah Gratis di ITB

Arif Budianto, Koran SI · Kamis 09 September 2021 10:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 65 2468557 104-pelajar-dapat-beasiswa-kuliah-gratis-di-itb-fk1Z0roq5O.jpg Ilustrasi (Foto : Sindo)

BANDUNG - Sebanyak 104 pelajar dari berbagai daerah di Indonesia mendapatkan kesempatan kuliah gratis di perguruan tinggi bergengsi, Institut Teknologi Bandung (ITB). Selain itu, ada ratusan pelajar lainnya yang juga mendapatkan beasiswa kuliah gratis di berbagai perguruan tinggi di Indonesia

Secara rinci, total ada 233 pelajar yang mendapat beasiswa Rumah Amal Salman melalui program Beasiswa Perintis.Sebanyak 92% peserta berhasil melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 8% sisanya ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Selain ITB, mereka diterima di UPI (12 orang), IPB (6 orang), Unpad (5 orang), UGM (3 orang), UI (2 orang), dan PT lainnya di Indonesia. Terdapat 58 PTN yang berhasil ditembus oleh para peserta Beasiswa Perintis. Mereka dari seluruh pelosok negeri dan mendapatkan beasiswa kuliah secara gratis di Perguruan Tinggi.

"Secara jumlah naik dari target Beasiswa Perintis sebelumnya. Walaupun, tahun ini pelaksanaan Beasiswa Perintis begitu banyak tantangan. Mulai dari tidak bisa tatap muka, kesulitan jaringan ketika belajar daring, termasuk persiapan pembinaan yang sebentar, sebab waktu UTBK yang lebih maju dari tahun sebelumnya," kata Kepala Program Beasiswa Perintis, Nur Isnaini Romli dalam siaran persnya, Kamis (9/9/2021).

Namun pembinaan di tengah pandemi ini tetap terlaksana setiap harinya. Para peserta bisa berinteraksi secara aktif dengan pengajar dan peserta lainnya menggunakan ruang virtual. Pembinaan dalam bentuk learning camp yang biasanya dilakukan secara langsung atau tatap muka, harus dilaksanakan secara online. Meski demikian, learning camp yang dilaksanakan selama 1 bulan menjelang UTBK ini tetap disambut antusias hingga tuntas.

Baca Juga : ITB Terima 7.277 Mahasiswa Baru, Termuda Berusia 16 Tahun

Isna menambahkan, meski banyak keterbatasan fasilitas dan waktu, kelulusan peserta Beasiswa Perintis tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Baik bagi mereka yang masuk Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta, keduanya sudah sangat berjuang.

Beasiswa Perintis masih diproyeksikan sebagai program talent scouting SDM berkualitas di Indonesia. Program Beasiswa Perintis yang diadakan secara nasional pada tahun ini diharapkan bisa menjadi wadah pencarian bibit unggul anak-anak di pelosok negeri.

"Beasiswa Perintis yang biasanya dilaksanakan hanya untuk wilayah Jawa Barat, pada tahun ini dibuka secara nasional. Tentu ini merupakan ikhtiar kami untuk bisa lebih menjaring lagi bakat atau bibit unggul anak-anak di pelosok negeri agar bisa berkesempatan melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Semoga program Beasiswa Perintis semakin luas kebermanfaatannya,” kata Direktur Rumah Amal Salman, Muhammad Kamal Muzakki.

Rencananya, pada akhir pekan ini Beasiswa Perintis juga akan melangsungkan Grand Opening Beasiswa Perintis 2021. Kegiatan akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 September 2021 pukul 08.00-15.00 WIB. Acara secara tatap muka, di ruang Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Salman ITB dan sebagian lainnya menghadiri secara virtual. Grand Opening Beasiswa Perintis 2021 merupakan kegiatan penyambutan penerima Beasiswa Perintis 2021 yang terpilih.

Diketahui, Beasiswa Perintis merupakan program pembinaan bagi siswa SMA/sederajat dari kalangan dhuafa untuk dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama. Keterbatasan fasilitas belajar, fasilitator, informasi perkuliahan, biaya, dan lainnya membuat sebagian lulusan SMA/sederajat dari kalangan dhuafa memilih untuk tidak melanjutkan studinya ke perguruan tinggi meskipun memiliki potensi akademik yang memadai.

Beasiswa Perintis merupakan salah satu program yang didanai dari dana zakat yang masyarakat tunaikan. Beasiswa Perintis merupakan upaya dalam memutuskan rantai kemiskinan melalui pendidikan. Rumah Amal Salman adalah lembaga pengelola zakat, infak, sedekah dan lainnya yang berfokus pada pendidikan dan teknologi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini