Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Psikolog Stanford Ungkap Kesalahan Orangtua soal Skill Anak

Fabbiola Irawan , Jurnalis-Kamis, 14 November 2019 |16:30 WIB
Psikolog Stanford Ungkap Kesalahan Orangtua soal Skill Anak
Ilustrasi Kecanduan Gadget. (Foto: Okezone.com/Worthofblog)
A
A
A

JAKARTA – Sebagai orang tua, kita pasti menginginkan anak kita menjadi cerdas dan fokus. Apalagi di tengah-tengah perkembangan zaman digital. Mengapa?

Karena di masa depan, akan ada dua jenis manusia di muka bumi ini. Satu, manusia yang terlena teknologi, dan satunya manusia yang menguasai teknologi.

Mengutip CNBC, Kamis (14/11/2019), kemampuan untuk mengajari anak-anak di abad 21 seperti ini menjadi hal yang sangat penting. Sebagai orang tua tentu tidak mau sang buah hati terbuai sisi negative teknologi.

Baca Juga: Ciptakan Pegar, Peneliti Utama Balitbang PUPR Dapat Gelar Profesor

Oleh karena itu, berikut ini cara-cara mendidik anak-anak yang dibagikan oleh ahli psikologi Stanford:

1. Ajari Mereka dari Kecil

Saat anak sudah terbuai teknologi dan mengklaim teknologi sebagai “teman dekatnya”. Orang tua harus bertindak.

kecanduan Gadget

Richard Ryan, salah satu ahli riset perilaku manusia, merekomendasikan orang tua untuk menjelaskan dampak banyak bermain teknologi sesederhana mungkin. Contohnya jika anak masih TK dan sedang mempelajari cara membaca waktu.

Orang tua bisa menjelaskan ada banyak hal yang bisa dilakukan selain bermain gadget. Berilah contoh untuk bermain dengan teman-teman atau menghabiskan waktu dengan orang tua jika tidak bermain ponsel.

2. Buatlah Anak Mengerti

Sebagai orang tua, sebaiknya menjelaskan bahwa teknologi sengaja dibuat untuk membuat penggunanya kecanduan. Sangat penting bagi anak-anak untuk memahami hal ini, walaupun teknologi memberikan kesenangan, orang-orang pintar yang membuatnya akan mendapatkan keuntungan. Pembelajaran ini mungkin terasa berat untuk anak berusia 5 tahun, tapi usahakanlah menanamkan pikiran ini.

Baca Juga: Saat Dehidrasi Air Putih Ternyata Pilihan Kedua, Jadi Minum Apa?

3. Biarkan Anak-Anak Berpendapat

Sebagai orang tua ada baiknya bertanya kemauan si anak untuk bermain gadget. Berapa waktu yang dibutuhkan mereka. Ini memang berisiko, tapi patut dicoba.

Sebelum menanyakan hal ini, orang tua harus menjelaskan dua hal di atas untuk membuatnya mengerti.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement