Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kesaksian Para Hafidz Tunanetra Bisa Selamat dari Gempa dan Tsunami Palu

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 10 Oktober 2018 |14:17 WIB
Kesaksian Para Hafidz Tunanetra Bisa Selamat dari Gempa dan Tsunami Palu
Kondisi Palu Pascagempa (Foto: AP)
A
A
A

JAKARTA - Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII di Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) menyimpan banyak cerita menarik dari para peserta. Terutama mereka yang merasakan dahsyat guncangan gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) saat mempersiapkan diri menjadi peserta MTQ.

Siang kemarin udara cukup panas. Matahari bersinar terang. Tak ada awan yang menghalangi cahayanya menusuk ke bumi. Lalu lintas jalan juga macet penuh kendaraan. Tanpa tekad kuat dan keikhlasan, mustahil orang bisa melewati situasi itu dengan senyuman.

Namun, Hairunnisa Makarau yang baru saja sampai di Asrama Haji Sumut malah menunjukkan sebaliknya. Gadis berumur 20 tahun itu tetap terlihat antusias dan bersemangat menuju Aula King Abdul Aziz, salah satu venue lomba MTQ untuk cabang Tilawah Alquran Golongan Cacat Netra.

“Ini pertama kali saya ikut MTQ Nasional,” ucap Nisa, panggilan akrab Hairunnisa Makarau.

Baca Juga: Relawan Pendidikan Segera Dikirim ke Lokasi Bencana di Sulteng

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement