Share

KKN Kebencanaan, Bukti Perguruan Tinggi Membangun Masyarakat Sadar Bencana

Okky Wanda lestari, Okezone · Jum'at 26 April 2019 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 26 65 2048283 kkn-kebencanaan-bukti-perguruan-tinggi-membangun-masyarakat-sadar-bencana-ZpIl4kliBa.jpg Foto: Ist

JAKARTA - Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam membangun masyarakat sadar bencana di Indonesia. Momentum tersebut diawali penyelenggaraan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di seluruh Perguruan Tinggi Indonesia.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenrsitekdikti) Ismunandar menghadiri rangkaian kegiatan HKB di Universitas Hassanudin (Unhas), Makassar pada hari ini.

"Pelaksanaan HKB di berbagai kampus di Indonesia merupakan salah satu bagian dari upaya untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang memiliki wawasan dan cara pandang yang tepat, dan berperilaku sesuai dengan prinsip-prinsip pengurangan risiko bencana (PRB)," kata Ismunandar dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

 Baca Juga: Jika Ada Kurikulum Pendidikan Bencana, Apa yang Harus Diajarkan?

Salah satu langkah konkretnya ialah penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan, sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dirjen Belmawa meluncurkan dan melakukan pelepasan KKN Kebencanaan Unhas.

KKN Kebencanaan merupakan bukti nyata keterlibatan civitas akademika perguruan tinggi dalam membangun masyarakat sadar bencana. Mengingat sesuai dengan Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Indonesia memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana.

KKN Kebencanaan ini secara teknis akan dilaksanakan oleh P2KKN UNHAS bekerjasama dengan Puslitbang Studi Kebencanaan UNHAS yang berlangsung pada bulan Mei-Juli 2019. Kegiatan KKN Kebencanaan ini akan diikuti oleh sekitar 1000 mahasiswa yang akan dipusatkan di Kabupaten Gowa dengan teknis pelaksanaan ditentukan oleh petunjuk teknis yang telah disusun oleh Puslitbang Studi Kebencanaan Unhas dan P2KKN Unhas.

 Baca Juga: Berkaca dari Bencana Sulteng, Tangerang Gencar Sosialisasi Mitigasi Bencana

Selain meluncurkan KKN Kebencanaan, dilaksanakan pula pengenalan Unhas-Care Model serta pemaparan SOP Emergency Situation in Unhas. Hal ini sebagai bentuk Perguruan Tinggi yang tangguh bencana melalui standar kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang akan terjadi di wilayah perguruan tinggi.

Turut hadir dalam rangkaian acara HKB di Unhas Rektor Universitas se-Makassar, para Dekan di Unhas, BPBD se-Sulawesi, perwakilan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, Pimpinan Universitas di Makassar, Perwakilan seluruh Perguruan Tinggi di Makassar, serta mahasiswa dari Perguruan Tinggi yang ada di Makassar.

Sebelumnya, dalam rangkaian HKB 2019, Ditjen Belmawa telah menyelenggarakan sosialisai HKB yang diikuti oleh 186 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia di Jakarta. Serta mengajak mahasiswa Indonesia untuk peduli dan sadar bencana melalui serangkaian perlombaan foto dan video bertemakan “Mahasiswa Sadar Bencana”.

 

Seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia turut menyelenggarakan HKB dengan beragam kegiatan beberapa kegiatan kesiapsiagaan bencana, di antaranya apel kesiapsiagaan, simulasi bencana, dan latihan evakuasi mandiri yang disesuaikan dengan urgensi kebencanaan daerah masingmasing. Agenda kegiatan ini akan dilakukan serentak pada pukul 10.00-12.00 waktu setempat.

Adanya kegiatan kesiapsiagaan bencana ini bertujuan untuk edukasi serta meningkatkan awareness masyarakat dalam hal ini mahasiswa untuk dapat tanggap bencana. Perguruan Tinggi sebagai institusi yang dekat dengan mahasiswa diharapkan mampu memberikan pengaruh yang besar terhadap mahasiswa untuk dapat memperluas wawasan kebencanaan.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini