Iffa mengatakan, pembuluh darah buatan yang digarap timnya ini menggunakan poly L. lactic acid (PLLA), kitosan dan kolagen. "PLLA ini aman bagi tubuh, karena akan terurai menjadi asam laktat yang dapat diserap tubuh," imbuhnya.
Sementara kombinasi kitosan dan kolagen, lanjut Iffa, dapat membantu perlekatan sel. Sehingga ketika graft terurai, graft tersebut akan tergantikan oleh sel tubuh pasien. Berbeda dengan graft sintetis komersil yang rata-rata sulit terurai dan dianggap sebagai 'benda asing' di tubuh pasien.
"Karenanya karakteristik ini kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien operasi vascular bypass," harap Iffa.
Sementara dr. Herry Wibowo M. Kes. menuturkan bahwa hasil penelitian lima mahasiswa Unair ini bagus untuk diterapkan di dunia medis khususnya bagi penderita aterosklerosis.
"Hasil penelitian ini sangat bagus untuk diterapkan, karena sel endotel dapat tumbuh di permukaan rongga graft. Jadi darah bisa mengalir dengan lancar dan mengurangi kemungkinan thrombosis. Untuk tahap penerapan klinis tentu prosesnya masih panjang, tapi ini awal yang bagus," papar dia.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik