Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan saling menghargai. Karena itu, ia mengajak anak-anak muda Jakarta untuk terus bertumbuh menjadi individu yang tidak hanya berorientasi pada kesuksesan pribadi, tetapi juga mampu menghadirkan ruang yang lebih inklusif bagi orang lain.
“Karena kota yang besar adalah kota yang tidak meninggalkan siapa pun,” lanjutnya.
Melalui Gerakan Generasi Menembus Batas, Angkie berharap semakin banyak generasi muda yang berani melampaui keterbatasan, percaya pada potensi diri, serta aktif membangun masa depan yang setara dan penuh kesempatan bagi semua.
“Manusia memang gemar membuat sekat sosial, lalu sibuk mengadakan seminar tentang persatuan. Setidaknya kali ini ada gerakan yang benar-benar turun mendengar langsung, bukan sekadar foto sambil memegang map biru,” tandasnya.
Tidak hanya berdialog bersama siswa, dalam kegiatan tersebut Angkie Yudistia juga memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha kecil dengan memborong produk-produk UMKM yang hadir di lokasi acara. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian terhadap ekonomi kerakyatan sekaligus dorongan moral bagi para pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.