Naikkan Reputasi Kampus, Ini Trik dari Kepala LLDIKTI III

Irawan Nugroho, Jurnalis
Sabtu 11 Desember 2021 19:56 WIB
Kepala LLDIKTI III Agus Setyo (Foto: MNC Portal)
Share :

JAKARTA – Memiliki reputasi yang bagus merupakan dambaan semua pihak. Tidak terkecuali kalangan perguruan tinggi. Reputasi yang bagus akan otomatis menaikkan gengsi dari suatu kampus.

Nah, bagaimana cara menaikkan reputasi suatu kampus? Berikut beberapa trik yang dibagikan oleh Kepala LLDIKTI III Agus Setyo Budi.

Menurut Agus, reputasi kampus tidak bisa dilepaskan dari peran dan tugas humas. Sebab, salah satu tugas humas adalah mengomunikasikan apa yang ada di institusinya agar tersampaikan dengan baik ke masyarakat.

“Jadi, kalau ada persoalan kemudian masyarakat tidak tahu, maka ada yang pincang dengan humas atau institusi itu,” tandas Agus Setyo Budi saat menjadi keynote speaker dalam acara Media Gathering Univesitas Tarumanagara (Untar), Jakarta, Jumat 10 Desember 2021.

Mengangkat tema “Fungsi Kehumasan PTS dalam Mengangkat Reputasi”, Agus ingin menekankan bahwa keberadaan humas di lingkungan universitas, terutama perguruan tinggi swasta (PTS) sangatlah penting.

Baca juga: Rekomendasi Jurusan Saintek dengan Prospek Kerja yang Bagus

Ada beberapa hal, menurut Agus, yang perlu diperhatikan humas PTS untuk bisa menaikkan reputasi. Pertama, humas perlu perhatikan kecepatan dalam merespons masalah. Jika humas tidak cepat dalam merespons masalah, maka media juga hanya akan mendapat sedikit materi.

Baca juga: Nadiem Makarim: Perguruan Tinggi Tengah Hadapi Pandemi Kekerasan Seksual

“Akibatnya pemberitaan tidak tepat sasaran, ini yang kemudian menjadi berkepanjangan,” paparnya.

Kedua, humas harus secara intens menyerap persoalan-persoalan yang menjadi current issue di luar untuk dibicarakan di internal dan pimpinan. “Sehingga bisa diketahui mana yang boleh dipublikasikan dan mana yang tidak,” ujarnya.

Ketiga, humas harus bisa mengomunikasikan apa yang ada di institusinya agar tersampaikan kepada masyarakat. Kalau ada yang tidak tersampaikan, maka salah satu fungsi kehumasan ada yang pincang.

Keempat, ada dukungan positif dari pimpinan. Tanpa dukungan itu, maka tidak mungkin humas dapat berjalan baik. “Pimpinan itu, jika ada bad news, maka yg disalahkan pasti humasnya. Padahal, humasnya sudah berusaha beritahu pimpinan,” tandasnya.

Namun karena responsnya terlambat maka berita itu keluar. Kebetulan yang keluar adalah berita yang bad news. Bagus tidaknya humas, menurut dia, adalah tergantung bgaimana pimpinan memposisikan bagian humas.

“Humas nya ini ditaruh dimana? Kemudian sistem organisasinya seperti apa?” ujarnya. Jika humasnya ditaruh dibagian bawah, tidak kelihatan di SOTK-nya, maka fungsi dan peran humas ya hanya itu saja, yakni tetap diposisi bawah saja.

Baca juga: Yuk Kenalan dengan Jurusan Manajemen dan Prospek Kerjanya

Tapi kalau humas diberi akses, koordinasi bisa langsung ke pimpinan, maka humasnya akan menjadi keren. “Kami memandang, humas adalah jendelanya institusi,” ujarnya.

Baca juga: Cara Supaya Jurusan Kuliah Direstui Orang Tua!

Kemudian berbicara soal reputasi, lanjutnya, maka tidak bisa humas hanya berdiri sendiri. Humas perlu bersinergi dengan media massa agar bisa menyampaikan apa yang ada dalam institusinya kepada masyarakat. “Bagaimana kita mau bereputasi tanpa bersinergi,” tandasnya.

Humas PTS memang harus bermitra dengan para media. Sebab, kalau tidak bermitra, maka akan susah. Artinya susah, persoalan tidak akan terpecahkan dengan smooth kalau tidak berkawan dengan media. “Media juga perlu berkawan dengan kita, kalau tidak maka akan kesulitan mencari berita,” ungkapnya.

Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Agustinus Purna Irawan mengatakan bahwa salah satu kunci kemajuan perguruan tinggi (PT) adalah membuka diri.

Menurut dia, dengan membuka diri ke dunia luas, maka PT akan lebih bisa berkontribusi dalam membangun negara dan masyarakat. PT memiliki banyak potensi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Namun, semua potensi dan kompetensi yang dimiliki sebuah PT akan lenyap begitu saja jika tidak dikenal publik.

Baca juga: Bahas Pengalaman Kuliah Sambil Kerja, Sering Terlena Gaji Sampai Lupa Kuliah

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya