Nadiem Makarim: Perguruan Tinggi Tengah Hadapi Pandemi Kekerasan Seksual

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Jum'at 12 November 2021 15:34 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim (Foto: tangkapan layar)
Share :

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyebut Indonesia tengah menghadapi pandemi kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Situasi ini dinilainya menjadi gawat darurat berdasarkan data-data temuan kekerasan seksual yang ada di Perguruan Tinggi.

“Kita pada saat ini tidak ada cara lain untuk menyebutkan, kita dalam situasi darurat, bisa dibilang gawat darurat. Di mana bukan hanya saja ada pandemi Covid-19 tapi juga ada pandemi kekerasan seksual,” ucap Nadiem dalam Merdeka Belajar Episode 14 disiarkan kanal YouTube KEMENDIKBUD RI, Jumat (12/11/2021).

Bukan tanpa alasan, penyebutan pandemi kekerasan seksual oleh Nadiem yakni berdasarkan data-data temuan yang dilakukan tiga kanal. Data tersebut merupakan data laporan kekerasan seksual yang berada pada lingkungan perguruan tinggi.

“Dari data Komnas Perempuan, dari semua aduan yang diterima Komnas Perempuan, 27 persen yaitu grup yang terbesar (laporan kekerasan seksual), diterima di jenjang Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Baca juga: Menteri Nadiem: Kehidupan Kini Tak Lepas dari Teknologi, Mari Berinovasi!

Sementara, pada survei eksternal, dalam 174 testimoni kekerasan seksual terjadi pada sebanyak 79 kampus di 29 Kota. Korbannya pun, kata Nadiem, tercatat 89 persen perempuan sementara empat persen lainnya laki-laki.

Baca juga: Bagikan KIP dan UKT, Menteri Nadiem Sowan ke PBNU

“Kekerasan seksual korbanny hampir 90 persen perempuan, tapi bukan hanya perempuan, laki-laki pun menjadi korban,” tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya