Jamdiknas dan Akses Pendidikan untuk Anak Indonesia

, Jurnalis
Jum'at 31 Oktober 2014 10:03 WIB
Ilustrasi: siswa SD di Lebak, Banten, menyusuri jembatan gantung menuju sekolah mereka. (Foto: dok. Okezone)
Share :

Menyikapi fenomena genting tersebut, diperlukan terobosan besar pada sistem pendidikan Indonesia. Terobosan itu berfungsi menyudahi stagnansi dunia edukasi kita. Jaminan Pendidikan Nasional (Jamdiknas) adalah sebuah gagasan yang perlu pemerintah perhatikan.

Jamdiknas untuk Pendidikan Gratis dan Berkualitas

Berbagai negara di dunia membuktikan bahwa kemajuan yang diraih adalah buah dari pendidikan kepada anak-anak bangsanya. Generasi muda adalah mutiara bangsa masa depan. Akan tetapi, jika tidak digali dari “lumpur” kehidupan mereka, tentu kemilau dan pesonanya tidak akan kita dapatkan.

Pendidikan bermutu itu mahal. Mindset itu agaknya sudah tertanam di benak warga negara kelas menengah ke bawah. Tanpa disadari, pola pikir itu sebenarnya amat diskriminatif, karena pendidikan berkualitas hanya menjadi hak kaum berada an sich. Sementara rakyat papa dari kalangan kaum buruh, petani, nelayan, dan sebagainya dibiarkan menerima pendidikan ala kadarnya.

Faktanya, pemerintah selama ini hanya mampu memberikan pendidikan gratis pada tingkatan sekolah dasar dan menengah pertama. Pelayanan pendidikan gratis tersebut di banyak daerah pun bukan tanpa masalah. Artinya, apa yang telah dilakukan pemerintah itu tentu tidak lagi sesuai dengan tantangan zaman sekarang dan masa depan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya