PROFIL dan pendidikan Raja Juli Antoni menarik diulas. Sebab, dia tengah jadi sorotan setelah lapor ke KPK usai akui kembalikan amplop Bupati Kuansing.
Ya, nama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjadi sorotan setelah mengaku telah melaporkan penolakan gratifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Laporan tersebut disampaikan setelah ia mengungkap pernah menerima sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, di ruang kerjanya usai audiensi resmi.

Raja Juli menegaskan amplop itu telah dikembalikan sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Suhardiman. Sementara itu, KPK kini tengah memverifikasi laporan tersebut.
Raja Juli Antoni memiliki latar belakang pendidikan di bidang keislaman, ilmu sosial, dan politik dia menempuh pendidikan menengah di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat.
Kemudian, Raja Juli meraih gelar sarjana pada Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (kini UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). Dia melanjutkan pendidikan magister di University of Bradford, Inggris, melalui beasiswa Chevening Scholarship.
Tak sampai di situ, Raja Juli juga telah menyelesaikan pendidikan doktor (Ph.D.) di The University of Queensland, Australia. Dia menyelesaikan studinya itu dengan beasiswa Australian Development Scholarship.