Hubungan tersebut membuatnya dianggap sebagai salah satu tokoh penting di balik layar politik Iran selama bertahun-tahun.
Penunjukan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi Iran terjadi di tengah situasi geopolitik yang sangat tegang, khususnya setelah konflik militer yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Bahkan, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz sempat menyatakan bahwa siapa pun yang menggantikan Ali Khamenei berpotensi menjadi target serangan.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa Mojtaba Khamenei memulai masa kepemimpinannya di tengah tekanan politik dan keamanan yang cukup besar di kawasan Timur Tengah.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik