• Terdiri dari empat baris.
• Bersajak a-b-a-b.
• Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sementara baris ketiga dan keempat adalah isi.
• Makna:
• Pantun ini mengajarkan pentingnya rajin belajar sebagai kunci meraih kesuksesan. Melalui perbandingan kehidupan sehari-hari, pantun menyampaikan pesan yang mudah dipahami.
2. Gurindam
Contoh:
Jika hendak hidup mulia,
Jaga lisan janganlah sia-sia.
Harta tiada menjadi bekal,
Hanya budi yang selalu kekal.
Ciri-ciri Gurindam:
Terdiri dari dua baris dalam setiap bait.
• Bersajak a-a.
• Mengandung nasihat atau pesan moral.
• Makna:
• Gurindam ini menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku dalam kehidupan. Harta benda bersifat sementara, tetapi budi pekerti akan selalu dikenang.
3. Syair
Contoh:
Berlayar di tengah lautan,
Mencari pelabuhan tiada terhenti,
Jika ingin hidup aman,
Taatilah perintah Ilahi.
Ciri-ciri Syair:
• Terdiri dari empat baris dalam setiap bait.
• Semua baris merupakan isi dan bersajak a-a-a-a.
• Biasanya berisi cerita atau nasihat.
• Makna:
• Syair ini mengajak kita untuk selalu taat kepada perintah Tuhan sebagai jalan menuju kehidupan yang damai dan selamat.