Setelah mengetahui hal tersebut, dirinya mencoba memanggil guru perempuan agar segera dilakukan pertolongan.
"Saya tidak tega, apalagi melihat darah," ucapnya.
Ia menambahkan, kebetulan humas sekolah mengenal baik salah satu petugas di Puskesmas Komuning. Sehingga seketika dibawa ke Puskesmas dengan menggunakan mobil ambulans.
(Marieska Harya Virdhani)