Ketika berkuliah S2 di Heidelberg, dia juga sempat bekerja sampingan di klinik universitas, sebagai research assistant, atau asisten riset. Monica merasa beruntung ketika mendapat pekerjaan di perusahaan tempat dia bekerja sekarang.
BACA JUGA:
"Waktu itu pas banget, profesor yang mengajar aku waktu Ph.D. lagi punya proyek. Dia menjoinkan [menggabungkan] beberapa scientist [ilmuwan] untuk mendirikan start up ini," ucapnya kepada DW.
Dia menjelaskan, perusahaan membuat antibodi, tepatnya therapeutic antibody, atau antibodi untuk kebutuhan terapi. Yang jadi target antibodi adalah hal-hal yang ukurannya sangat kecil sehinga tidak kasat mata.
(Marieska Harya Virdhani)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik