Share

Catat! Ini Tips dan Strategi dari UNS Hadapi Resesi Ekonomi 2023

Tim Okezone, Okezone · Rabu 16 November 2022 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 65 2708822 catat-ini-tips-dan-strategi-dari-uns-hadapi-resesi-ekonomi-2022-0zt9MzqA6w.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Pemerintah menyebut saat ini kondisi ekonomi global sedang tidak baik. Pasalnya, pada tahun 2023 yang akan datang diperkirakan akan terjadi resesi ekonomi global.

Bayang-bayang kabar potensi resesi ekonomi global ini pun menjadi momok menakutkan bagi seluruh warga negara di dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. 

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Taufiq Arifin, mengatakan, terjadinya resesi karena perlambatan atau pertumbuhan negatif di sektor riil dalam dua kuartal berturut-turut.

(Baca juga: Mahasiswa FH UNS Raih Predikat Best Contract Drafting Olimpiade Kampus FH Unpad)

“Biasanya ditandai dengan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di banyak perusahaan atau pengangguran meningkat,” ujar Taufiq, Rabu (16/11/2022).

Taufiq juga menuturkan bahwa resesi mengancam semua lapisan masyarakat, tak terkecuali mahasiswa. “Untuk menghadapi resesi, sebagai mahasiswa yang pertama perlu dipersiapkan adalah finansial.

“Mempersiapkan kondisi finansial agar dapat bertahan selama masa resesi. Salah satunya dengan memulai membuat perencanaan keuangan yang baik. Kurangi beban pengeluaran,”ujarnya.

Oleh karena itu, jika memiliki utang di lembaga keuangan sebaiknya segera dilunasi. Jangan membuat utang baru.“Juga mengatur manajemen pengeluaran dengan mengurangi pengeluaran yang kurang penting,” terang Taufiq.

Taufiq melanjutkan, hal yang perlu dipersiapkan berikutnya adalah dana darurat. Dana darurat ini berfungsi untuk menghadapi segala kemungkinan buruk. Lebih lanjut, jika memiliki investasi, segera evaluasi atau dikonversi menjadi instrumen yang paling likuid.

“Sekali lagi, yang paling penting dalam menghadapi ancaman resesi adalah tidak panik. Selain itu, tetap lakukan konsumsi seperti biasa untuk membantu ekonomi tetap tumbuh dan bergerak,” pungkas Taufiq.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini