JAKARTA - Melihat teman-teman kuliah menjadi mahasiswa berprestasi, dapat IPK bagus setiap semester, aktif organisasi, punya penelitian yang sudah terpublikasi, menang lomba mewakili kampus atau sudah memiliki pengalaman bekerja sebelum lulus merupakan beberapa hal yang mungkin bisa membuatmu minder.
Bisa jadi kamu merasa keadaan tidak adil karena mereka dapat menjadi mahasiswa berprestasi sementara kamu tidak.
Tapi sebenarnya itu terjadi kalau kamu tidak memiliki self-efficacy yang baik.
Kalau kamu memiliki self-efficacy yang baik sih kemungkinan kamu malah akan merasa tertantang untuk dapat menjadi mahasiswa berprestasi juga.
Nah untuk dapat memiliki mindset seperti mahasiswa berprestasi juga, kamu perlu mengenal dulu apa itu self-efficacy dan faktor apa saja yang dapat memengaruhinya.
Baca artikel ini sampai selesai ya! Kamu dapat mengukur tingkat self-efficacymu di sini.
Apa Itu Self-Efficacy?
Self-Efficacy adalah sebuah konsep yang diperkenalkan oleh Albert Bandura pada tahun 1977.
Bandura menjelaskan bahwa self-efficacy adalah kepercayaan yang kita miliki atas kemampuan diri sendiri untuk berhasil.