JAKARTA – Sosok Mutiara Anindyana Hapsari mencuri perhatian publik setelah dinobatkan sebagai wisudawan termuda Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Wisuda Periode III Tahun Akademik 2024/2025. Wisudawati dari Fakultas Farmasi UGM ini berhasil menyelesaikan studi S1 Farmasi di usia 19 tahun 1 bulan 9 hari, jauh di bawah rata-rata usia lulusan sarjana UGM yang mencapai 22 tahun 6 bulan 15 hari.
Tak hanya lulus di usia muda, Mutiara juga menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat cumlaude, sebuah capaian yang membuatnya menjadi inspirasi banyak mahasiswa.
Perjalanan pendidikan Mutiara memang terbilang istimewa. Sejak kecil, ia telah mengikuti program akselerasi saat duduk di bangku Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Keputusan tersebut didorong oleh kondisi keluarga, mengingat jarak usia Mutiara dengan sang kakak terpaut cukup jauh, yakni 13 tahun.
“Pemikiran saya waktu kecil cuma ingin cepat lulus supaya nanti saat saya sarjana, orang tua saya masih muda. Alhamdulillah, keluarga sangat mendukung,” ujar Mutiara dilansir dari laman UGM, Jumat (23/1/2026).
Menjadi mahasiswa termuda di lingkungan kampus tentu bukan hal mudah. Mutiara mengaku sempat mengalami kesulitan beradaptasi di awal masa perkuliahan.
“Awal kuliah terasa cukup berat karena harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, tempo belajar yang berbeda, dan harus merantau keluar kota sendiri,” kenangnya.
Namun, tantangan tersebut justru menempa dirinya menjadi pribadi yang lebih mandiri. Ia perlahan belajar beradaptasi dan merasa bersyukur dikelilingi oleh lingkungan pertemanan yang suportif.