Share

Ciptakan Aplikasi 'Get Your Hero', Mahasiswa UNS Raih Runner Up Ideathon IMSTC 2022

Tim Okezone, Okezone · Kamis 24 Maret 2022 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 24 65 2567202 ciptakan-aplikasi-get-your-hero-mahasiswa-uns-raih-runner-up-ideathon-imstc-2022-MvE5mdL36i.jpg Awalil Rifqi Kurnia/UNS

SOLO - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini, datang dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran (FK) UNS. B Awalil Rifqi Kurnia Rahman mahasiswa semester 2 berhasil meraih juara 2 kompetisi Indonesian Medical Students Training and Competition (IMSTC) 2022.

(Baca juga: Lewat Bisnis Thrift, Mahasiswa UNS Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah)

Pria yang kerap disapa Rifqi berhasil menggondol juara 2 cabang lomba Ideathon setelah mengalahkan banyak rival dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asian Medical Student Assosiation (AMSA) Universitas Indonesia (UI) pada 24 Februari 2022.

Rifqi menjelaskan bahwa kompetisi ini terdiri dari tiga tahap. Pada tahap pertama, dilakukan pengumpulan abstrak oleh masing-masing peserta.

“Lalu diambil 25 abstrak terbaik dan 5 di antaranya berhak menjadi ketua tim melalui motivation letter yang dikirim bersamaan dengan abstrak. Alhamdulillah saya diamanahi menjadi ketua tim. Rasanya cukup berat, karena dari semua ketua, CV saya yang paling kosong dan minim sekali pengalaman. Anggota tim akan memilih ketua berdasarkan CV yang dicantumkan, begitu pula sebaliknya,” ujarnya Kamis (24/3/2022).

Rifqi tergabung dengan tim yang berasal dari FK Universitas Swadaya Gunung Jati dan FK Universitas Pelita Harapan (UPH). Berkat kerja sama yang solid tersebut mereka dinobatkan menyabet juara 2.

“Kami mengusung aplikasi bernama ‘Get Your Hero’, aplikasi telemedicine dokter Instalasi Gawat darurat (IGD) untuk penanganan kecelakaan berbasis web 3.0 didukung 5G networks untuk penanganan pra-hospital yang lebih efektif dan terintegrasi,” bebernya.

“Melalui masalah-masalah yang dilakukan saat final, kami menemukan masalah yang ada di pelayanan emergency. Solusi ini berhasil ditemukan dengan bantuan studi literatur yang diintegrasikan dengan teknologi terkini,” jelasnya.

Mahasiswa semester dua tersebut mengaku tidak menyangka ketika Ia dan timnya diumumkan mendapat predikat runner up.

“Perasaan awal kaget karena saya rasa ide kompetitor lain jauh lebih bagus. Semoga kedepannya saya dapat memberi kontribusi dalam dunia kesehatan di Indonesia melalui inovasi ide-ide lainnya,” tutup Rifqi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini