Share

5 Tokoh Indonesia yang Raih Honoris Causa ITB, Siapa Saja?

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 15 Januari 2022 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 65 2531058 5-tokoh-indonesia-yang-raih-honoris-causa-itb-siapa-saja-l25q1grJbD.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Beberapa tokoh Indonesia memperoleh gelar kehormatan dari Institut Teknologi Bandung. Gelar doktor honoris causa (HC) merupakan predikat yang diberikan oleh perguruan tinggi yang memenuhi syarat kepada seseorang tanpa perlu lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar tersebut.

Biasanya, orang yang mendapatkan gelar ini merupakan orang yang dianggap berjasa besar bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia. Di Indonesia, Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno merupakan tokoh yang memiliki gelar doktor honoris causa terbanyak, dengan total 26 gelar.

Berikut adalah beberapa tokoh yang mendapat gelar doktor honoris causa yang diberikan oleh ITB.


Baca juga: Nilai Rata-Rata Rapor SNMPTN Unpad, Perhatikan Agar Bisa Kuliah di Bandung!


Baca juga: Ini 7 Cara Ajari Anak SD Belajar Berhitung Cepat

• Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

Lahir di Jakarta, 3 Oktober 1966, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D mendapatkan gelar doktor kehormatan dari ITB pada tahun 2021 di bidang Pengembangan Wilayah dan Kota.

Sumbangsihnya dalam bentuk karya-karya inovatif dan pemikiran tentang desentralisasi dan pembangunan ekonomi wilayah dan kota di Indonesia adalah alasan yang membuatnya mendapatkan gelar kehormatan ini.

Selain itu, ia juga berkontribusi aktif dalam beragam hal, seperti memfasilitasi riset terkait pengadaan vaksin Merah Putih, pembentukan SDGs Network di ITB, serta menggagas perbaikan “Financial System Safety Net” untuk menghadapi krisis keuangan.

• Nyoman Nuarta

Seniman Nyoman Nuarta diberikan gelar doktor honoris causa oleh ITB pada Juli 2021. Nyoman Nuarta menerima gelar tersebut sebagai tokoh Culturepreneur dalam Bidang Ilmu Seni Rupa (Patung) atas inovasi yang telah dilakukan dalam pengembangan seni patungnya, antara lain pendekatan baru dalam bahasa bentuk realis-figuratif pada pengembangan mahakarya Garuda Wisnu Kencana (GWK) Culture Park di Bali. Sebanyak 66 karya Nyoman Nuarta telah terpasang di berbagai daerah di Tanah Air.

• Sam Bimbo

Sam Bimbo, yang bernama lengkap Raden Muhamad Samsudin Dajat Hardjakusumah, merupakan alumni ITB tahun 1968. Masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai musisi dalam grup Bimbo. Selama berkarier di dunia musik, Sam telah menghasilkan sekitar 800 judul lagi yang terdapat dalam 200 album.

Karya-karyanya mengandung nilai inovatif dan terbukti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, perkembangan nilai keagamaan, kebudayaan bangsa dan kemanusiaan; ilmu pengetahuan (sains), teknologi dan seni. Pada Juli 2021, Sam Bimbo mendapat dianugerahi Doktor Honoris Causa bidang Seni dan Religiusitas oleh ITB.

• Hatta Rajasa

Hatta Rajasa memperoleh gelar doktor honoris causa dari ITB pada November 2019. Melansir itb.ac.id, ada beberapa tolak ukur dan penilaian terhadap rekam jejak serta capaian Hatta Rajasa di bidang kebijakan publik yang membuat ia dianggap layak dianugerahi gelar kehormatan tersebut.

Pria lulusan Teknik Perminyakan ITB angkatan ke-73 ini dinilai mampu mewujudkan konektivitas Indonesia melalui serangkaian kebijakan publik yang dibuatnya selama menempati beberapa pos kementerian.

• Nurhayati Subakat

Dra. Nurhayati Subakat, Apt merupakan perempuan pertama yang yang meraih gelar doktor honoris causa di ITB. Di industri kecantikan Tanah Air, nama Nurhayati Subakat sudah tak asing lagi. Nurhayati adalah pendiri PT Pusaka Tradisi Ibu yang kini menjadi PT Paragon Technology and Innovation, yaitu perusahaan yang mengelola kosmetik Wardah, Make Over, serta perawatan rambut Putri dan IX.

Ia memulai bisnisnya dengan memproduksi sampo Putri yang termasuk industri rumah tangga. Inovasinya dalam produk Wardah, dalam hal pengembangan formula, alat dan bahan yang semuanya halal, mengantarkan Nurhayati dianugerahi gelar doktor kehormatan pada April 2019.

*dilansir dari berbagai sumber 

Andin Danaryati/Litbang MPI

 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini