Stereotip Anak Kedokteran, Apa Benar Orang Kaya Semua?

Lutfia Dwi Kurniasih, Okezone · Jum'at 26 November 2021 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 65 2507931 stereotip-anak-kedokteran-apa-benar-orang-kaya-semua-tK69iBRqpG.jpg Stereotip anak kedokteran. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Stereotip anak kedokteran yang selama ini beredar tidak semuanya benar. Stereotip sendiri adalah sebuah asumsi atau penilaian seseorang berdasarkan persepsi terhadap kelompok.

Stereotipe sering kali menjadi jalan pintas pemikiran yang dilakukan secara intuitif oleh manusia untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks dan membantu dalam pengambilan keputusan secara cepat.

Sama halnya dengan stereotipe yang sudah terkenal bagi anak-anak jurusan diperkuliahan. Stereotip tersebut bahkan sudah menjadi label khusus pertanda ciri khas sebuah jurusan.

Baca juga: 3 Kisah Duka Mahasiswa Kedokteran yang Viral, Diputusin Pacar hingga Dikasih Tugas Saat Sakit


Baca juga:Viral Mahasiswa Ungkap Tingkatan Kasta di Bidang Kedokteran, Apa Saja?

Salah satu jurusan yang sering mendapat stereotip unik yakni anak jurusan kedokteran. Yap, siapa yang tidak mengenal anak FK?

Anak kedokteran bahkan terkenal menjadi anak paling populer di sebuah kampus. Dengan segala macam image yang sudah terbangun sebelumnya, berikut beberapa stereotip yang sering muncul bagi anak kedokteran.

Hal ini dikutip pula dari akun YouTube Natasya Cindy yang sekaligus menjadi mahasiswa kedokteran. Salah satu stereotip yang sering dikaitkan dengan anak kedokteran yakni sering disangka orang kaya.

Bagaimana tidak? Jurusan satu ini memang terkenal banyak memakan biaya untuk pendidikannya. Selain sulitnya masuk jurusan ini, calon mahasiswa juga sering merasa takut tidak mampu untuk membayar biaya pendidikan.

Padahal nyatanya tidak seperti itu, lho. Di perguruan tinggi negeri biaya jurusan kedokteran masih banyak yang sesuai standar dan tidak memberatkan mahasiswa. Banyak perguruan tinggi negeri yang memberikan peluang bagi calon mahasiswa untuk menyesuaikan kemampuan pembiayaan UKT (Uang Kuliah Tunggal) dengan kondisinya.

Bahkan UKT di perguruan tinggi negeri terbagi menjadi beberapa kelompok dari yang terkecil hingga yang terbesar. Selain itu, UKT juga tidak akan membuat mahasiswanya kesulitan.

Selain itu, untuk mengurangi keringanan pembiayaan pendidikan, akan ada banyak sekali beasiswa yang bisa didapatkan mahasiswa jurusan kedokteran.

Mungkin, stereotip ini ada baiknya jangan terlalu menjadi acuan ya, sebab masih banyak cara kok dan tidak semua biaya kuliah kedokteran mahal. Kecuali dibeberapa perguruan tinggi swasta, pastinya hal tersebut akan sangat berbeda ya.

"Tentang pembiayaan kuliah dari kedokteran sendiri itu banyak banget, dan beragam banget. Banyak banget skema pembiayaannya, antara lain ada beasiswa. Kalau bersekolah di swasta emang biaya pendidikannya lebih mahal dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri. Tapi itu kembali semuanya pada kita sendiri dan juga kemampuan orang tua," ungkap Natasya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini