Share

UNS Tegaskan Komitmen Selesaikan Kasus Meninggalnya Mahasiswa saat Diksar

Tim Okezone, Okezone · Selasa 02 November 2021 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 02 65 2495581 uns-tegaskan-komitmen-selesaikan-kasus-meninggalnya-mahasiswa-saat-diksar-6GXU6x8xEo.jpg UNS (Dok UNS)

JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menegaskan kembali komitmen dalam menyelesaikan kasus meninggalnya Gilang Endi Saputra. Almarhum Gilang merupakan mahasiswa UNS yang meninggal saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklatsar) Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS atau yang kerap dikenal dengan Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS.

Setelah aksi yang dilakukan mahasiswa UNS di depan Gedung dr Prakosa UNS, Senin (1/11/2021), pihak UNS membuka pintu selebar-lebarnya bagi para mahasiswa yang memiliki data dan informasi pendukung terkait terjadinya kekerasan di Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) di lingkungan UNS. Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof Ahmad Yunus, Selasa (2/11/2021).

“Bagi yang memiliki data dan informasi pendukung, silakan menyampaikan kepada tim sebagai bahan pertimbangan di dalam melakukan evaluasi,” kata Prof Yunus, dalam siaran pers di Jakarta.

Pimpinan UNS pada Senin (1/11/2021) sore langsung menugaskan salah satu anggota Tim Evaluasi Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 UNS dari Fakultas Kedokteran (FK) didampingi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan serta Wakil Dekan 1 Sekolah Vokasi (SV) UNS untuk menemui keluarga almarhum Gilang Endi Saputra di Karangpandan. Upaya ini dalam rangka menawarkan pendampingan kesehatan bagi keluarga.

Baca Juga : Hasil Autopsi Keluar, Rektor Dukung Penyelidikan Tewasnya Mahasiswa UNS Saat Diksar Menwa

“Tim UNS ditemui Sunardi, ayah almarhum yang didampingi 3 anggota keluarga. Pihak keluarga menyambut baik tawaran pendampingan kesehatan dari kami (UNS). Terkait jadwal pendampingan/konseling, mereka akan berkoordinasi dengan anggota keluarga yang memerlukan,” ucapnya.

Selain itu, tim evaluasi terus memonitor perkembangan insiden di media massa dan media sosial. Salah satu yang menjadi perhatian adalah unggahan di akun Twitter @putri_yudianti berjudul “Tragedi Menwa UNS 2013” yang diduga menjadi salah satu sumber informasi yang digunakan oleh mahasiswa yang melakukan aksi.

Pada Senin (1/11/2021) sore, Biro Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Drs Rohman Agus Pratomo telah menghubungi pemilik akun Twitter @putri_yudianti untuk meminta kesediaannya dalam berdiskusi dengan tim evaluasi terkait informasi yang diunggah. Namun, pemilik akun @putri_yudianti belum menyatakan kesediaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini