Share

Hasil Autopsi Keluar, Rektor Dukung Penyelidikan Tewasnya Mahasiswa UNS Saat Diksar Menwa

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 30 Oktober 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 30 65 2494154 hasil-autopsi-keluar-rektor-dukung-penyelidikan-tewasnya-mahasiswa-uns-saat-diksar-menwa-I9Qo3kcDzH.jpg UNS (Foto: Humas UNS)

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyambut baik keluarnya hasil otopsi Gilang Endi Saputra mahasiswa UNS yang meninggal saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklatsar) Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS atau yang sering disebut Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS.

Hal ini terkait dengan pemberitaan di berbagai media massa yang berisi pernyataan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, bahwa hasil autopsi Gilang Endi Saputra telah keluar dan diserahkan oleh Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Semarang.

"UNS menyambut baik perkembangan atas kasus ini dengan telah diserahkannya hasil autopsi almarhum Gilang Endi Saputra dari RS Bayangkara Semarang kepada Tim Penyidik Polresta Surakarta, karena memang hasil autopsi ini telah ditunggu-tunggu oleh semua pihak, termasuk UNS," kata dia, Sabtu (30/10/2021).

Jamal menambahkan UNS sendiri belum menerima berkas hasil autopsi tersebut dari pihak kepolisian, dan memperoleh berita tersebut dari media massa.

Baca juga: Buntut Tewasnya Mahasiswa Saat Diksar, Rektor Bekukan Menwa UNS

UNS berharap hasil autopsi dapat digunakan sebaik-baiknya oleh penyidik Polresta Surakarta dalam upaya mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya terkait insiden yang menyebabkan meninggalnya salah satu mahasiswa UNS tersebut guna menegakkan keadilan bagi semua pihak.

Sejak insiden ini terjadi, UNS secara aktif melakukan langkah-langkah terkait dengan koordinasi dengan keluarga almarhum, koordinasi dengan pihak Kepolisian, maupun melakukan evaluasi Menwa UNS.

Baca juga: Mahasiswa Meninggal saat Diklat, UNS Serahkan Proses Penyidikan ke Kepolisian

Sebagaimana telah dinyatakan sebelumnya, pada hari Senin 25 Oktober 2021, Rektor langsung membentuk Tim Evaluasi UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS melalui Surat Tugas nomor 4461/UN27/KP/2021. Lalu berdasar rekomendasi dari Tim Evaluasi, Rektor UNS telah membekukan UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa melalui SK Rektor UNS Nomor 2815/UN27/KH/2021.

Tim Evaluasi UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS akan terus melakukan pengkajian internal terkait pelaksanaan aktivitas UKM tersebut untuk memberikan rekomendasi-rekomendasi kepada Pimpinan UNS terkait pengelolaan UKM di lingkungan UNS secara umum, dan keberlanjutan atau keberadaan UKM Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa di lingkungan UNS.

UNS terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan keluarga almarhum, dan hadir dalam setiap tahap-tahap perkembangan peristiwa, sejak proses membawa jenazah almarhum ke kediaman keluarga, proses otopsi jenazah almarhum, hingga proses pemakamannya.

Sampai hari ini Rektor UNS terus menugaskan pejabat-pejabat di lingkungan UNS untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan keluarga. Pada hari Kamis 28 Oktober 2021, pejabat di lingkungan UNS telah mengadakan pertemuan dengan pihak keluarga bersama perwakilan BEM UNS bertempat di Gedung dr. Prakosa UNS.

Baca juga: Ini Jurusan UNS yang Sepi Peminat, Ada Fisika

UNS terus mendukung proses pengusutan insiden ini oleh pihak Kepolisian dengan berkoordinasi dan bekerja sama penuh dalam hal penyediaan informasi maupun memfasilitasi kelancaran proses pemeriksaan oleh pihak Kepolisian kepada mahasiswa maupun dosen atau tenaga kependidikan yang terkait dengan persitiwa ini.

"UNS sangat mempercayai profesionalisme pihak Kepolisian dalam proses penyidikan yang sudah mulai dilakukan dan sangat mengharapkan pengungkapan fakta-fakta yang sesungguhnya, agar kebenaran dan keadilan benar-benar ditegakkan," ujar Jamal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini