Nostalgia ke Kampus, Airlangga Serahkan Bantuan Bus Listrik dan Bus Diesel ke UGM

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 09 Oktober 2021 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 09 65 2483751 nostalgia-ke-kampus-airlangga-serahkan-bantuan-bus-listrik-dan-bus-diesel-ke-ugm-saSnAkvmp3.jpg Menko Perekonomian, Airlangga ketika menyerahkan kunci bus kepada UGM (foto: ist)

YOGYAKARTA – Dalam kunjungan kerja di DIY, Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyempatkan diri untuk berkunjung ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (9/10/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Airlangga menunjukkan komitmennya pada dunia pendidikan dengan menyerahkan dua buah bus besar bertenaga listrik dan satu micro bus bertenaga diesel. Airlangga sendiri adalah alumni Fakultas Teknik UGM, jurusan teknik mesin tahun 1981.

Dalam sambutannya setelah menyerahkan bantuan tersebut, Ketua Umum Partai Golkar ini bernostalgia tentang masa-masa kuliahnya di kampus Bulaksumur itu.

Baca juga:  Mahasiswa Disyaratkan Sudah Vaksin, UGM Bersiap Gelar PTM Terkendali

Ia mengenang betapa sulitnya dulu mempelajari teknik mesin berpengerak listrik, karena masih jarang dan biaya yang sangat mahal untuk praktek pelajaran tersebut.  Ini berbeda dengan sekarang dimana mesin berpenggerak listrik sudah sangat umum.

"Dulu itu relatif sulit dan sulit mendapatkan kerja yang terjangkau, karena teknologinya masih mahal,” kenang Airlangga.

Baca juga:  Magister Manajemen UGM Masuk Top QS Global MBA World Rank 2022

Lewat bantuan bus bertenaga atau penggerak listrik ini diharapkan mahasiswa juga bisa mempelajarinya dengan lebih mudah. Ia juga berharap ke depan pembelajaran teknik mesin berpenggerak listrik ini bisa didorong sesuai dengan target sebesar 25%.

“Tentu diharapkan ini akan menjadi bagian dari kontribusi sesuai ilmu, karena dulu saya belajar teknik mesin, ya kami kasih belajar mesin diesel. Kalau sekarang, kita kasih mesin penggerak elektrik,” tambah Airlangga. 

Airlangga juga mengakui jika pelajaran tentang teknik mesin berpenggerak listrik, dulu bukanlah hal yang mudah dilakukan.

"Untuk informasi, pada waktu saya kuliah yang bikin lama ya pelajaran ini. Mesin listrik itu dulu text book-nya bahasa Jerman. Saya selesai skripsi, tapi mata kuliah ini belum selesai. Jadi, tiga periode,” kenang Airlangga.

Ia berharap, mahasiswa UGM saat ini bisa pro aktif untuk mengembangkan dan mempelajari mesin berpenggerak listrik yang saat ini sudah menjadi tren di dunia otomotif. Di tengah kemajuan dan disrupsi teknologi, maka diharapkan teknologi digitalisasi juga dikuasai para mahasiswa dengan baik.

Dalam acara penyerahan mobil elektrik produk dalam negeri ke UGM dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, juga ikut mendampingi Mensesneg Pratikno, yang kebetulan juga alumni Fisipol UGM tahun 1985, sekaligus Ketua Majelis Wali Amanat UGM.

Sementara itu, dari UGM hadir Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Prof. Paripurna, dan Wakil Rektor  Bidang SDM dan Aset Prof. Bambang Agus Kironoto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini