JAKARTA - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dicanangkan menjadi kampus sehat. Direncanakan pada tahun 2020, program Kampus Sehat akan diperluas ke-5 kampus lainnya untuk menambah evidences dalam menyusun Program Kampus Sehat. Program ini juga akan dijadikan program nasional dan sebagai salah satu penilaian akreditasi perguruan tinggi (PT).
Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho mengatakan bahwa dicanangkannya UNS sebagai kampus sehat ini merupakan kerjasama UNS dengan Kementerian Kesehatan RI.
Baca Juga: Mahasiswa UNS Sabet Predikat Makalah Terbaik di Thailand
Banyak kegiatan yang akan dilakukan UNS kaitannya dengan dicanangkan sebagai kampus sehat. Yaitu disingkat dengan Cerdik yaitu Cek Kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola sehat.
“Jadi cek kesehatan akan dilakukan secara rutin untuk pimpinan dan calon pimpinan UNS, kemudian tidak ada lagi asap rokok di UNS apalagi di dalam kantor, kemudian rajin aktifitas fisik ini sudah kita lakukan tiap hari Jumat dengan senam bersama, diet seimbang artinya snack yang ada di UNS diperbanyak buah dan sayur, istirahat cukup dan kelola stress,” ujar Prof Jamal di sela-sela acara.

Sementara itu, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan bahwa PT sebagai wadah pendidikan generasi muda dan juga tempat berkumpulnya kelompok usia produktif yang potensial membentuk agent of change bagi sektor kesehatan dipandang memiliki potensi dan nilai tambah untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
Berdasarkan hal ini WHO, pada tahun 1998 memperkenalkan konsep Health Promoting University yang merupakan salah satu upaya promosi kesehatan berbasis lingkungan yang menerapkan pendekatan sosio-ekologis.
Baca Juga: Mau Jadi Ilmuwan Kelas Dunia? Begini Caranya
Melihat manfaat dari dikembangkannya konsep Healthy University, Kementerian Kesehatan membuat terobosan untuk optimalisasi pencegahan dan pengendalian penyakit pada kelompok usia produktif di lingkungan PT yang disebut dengan Program Kampus Sehat.
Program kampus sehat merupakan upaya yang sistematis dan menyeluruh dalam mewujudkan PT sebagai suatu lembaga yang mengintegrasikan kesehatan dalam budaya PT yang tercermin melalui kegiatan operasional sehari-hari, administrasi pengelolaan dan mandat akademis.
Program ini merupakan sinergitas upaya promotif dan preventif hidup sehat sebagai perwujudan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui “edukasi gaya hidup sehat, deteksi dini, dan intervensi yang terintegrasi dengan pengaturan lingkungan yang sehat” sehingga diharapkan prevalensi penyakit dan faktor risikonya di lingkungan kampus dapat di turunkan.
“Program Kampus Sehat diharapkan dapat menggerakan sektor pendidikan untuk berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia sehat dengan terlibat langsung dalam upaya-upaya promotif, dan preventif,di lingkungan PT ,” ujar dr. Anung.