“Sebagai langkah awal, kami membuka diri melalui Agromedicine Fair 2019 dalam Festival Tegalboto dalam rangkaian memperingati Dies Natalis Universitas Jember ke-55, termasuk memperkenalkan senam Agromedis,” kata Dekan Fakultas Kedokteran. Universitas Jember, Supangat.
“Senam Agromedis ini diciptakan oleh dokter Cholis Abrori, gunanya meminimalkan cedera pada petani,” lanjut Supangat.
Universitas Jember juga menunjukkan keseriusannya dalam membina Desa Burno, Kecamatan Senduro, Lumajang yang ingin mewujudkan desanya sebagai desa eduwisata berbasis Agronursing melalui sekolah desa Anoman (Agronursing for Tourism and Education) Burno. Selain itu Desa Burno juga diresmikan dengan menandatangani prasasti oleh Rektor Universitas Jember.
Kegiatan ini juga menampilkan simulasi penanganan bencana oleh Komunitas Relawan Kampus (Korrek). Kemudian dilanjutkan oleh penampilan Paguyuban Seni Reyog Mahasiswa (PSRM) Sardulo Anurogo dan band mahasiswa.
(Fakhri Rezy)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik