Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

500 Sekolah di Malaysia Diliburkan hingga Kamis

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 26 Juni 2019 |14:23 WIB
500 Sekolah di Malaysia Diliburkan hingga Kamis
Ilustrasi Asap Beracun (Foto: Associated Press)
A
A
A

KUALA LUMPUR - Malaysia memerintahkan hampir 500 sekolah diliburkan hingga Kamis 27 Juni 2019, setelah puluhan orang masuk rumah sakit akibat mengalami gejala menghirup asap beracun. Asap beracun itu diduga dari sampah industri.

Kejadian ini merupakan yang kedua kali pada tahun ini. Sebanyak 75 orang, termasuk para pelajar, mengalami kesulitan bernapas, muntah, dan pusing, sejak pekan lalu setelah menghirup asap yang kemungkinan dari sampah pabrik-pabrik di Johor, Malaysia, yang berbatasan dengan Singapura.

Baca Juga: Kekerasan terhadap Siswa Masih Marak, Guru Berdalih 'demi Kedisiplinan'

Sebanyak 1.200 orang dirawat di rumah sakit dalam kejadian serupa pada Maret sehingga otoritas Malaysia mendakwa beberapa direktur perusahaan minyak ban secara ilegal membuang sampah bahan kimia. Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad berjanji bertindak tegas terhadap para pelaku.

“Tampaknya pabrik-pabrik di sana tidak peduli dengan keamanan dan mengakibatkan insiden ini terjadi lagi,” papar Mahathir, dilansir kantor berita Bernama .

Baca Juga: Sistem Zonasi Harus Perhatikan Infrastruktur Sekolah

“Itulah mengapa kita harus mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab menyebabkan polusi dan mengambil lan kah tegas,” ungkap dia.

Pejabat Kementerian Pen didikan Azman Adnan menjelaskan, total 475 sekolah, taman kanak-kanak, dan lembaga pendidikan lain akan diliburkan sehingga otoritas dapat mengatasi masalah kontaminasi itu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement