"Kami memang memiliki dana bantuan operasional sekolah namun itu tidak akan cukup untuk membangun, apalagi dana itupun digunakan juga untuk kegiatan siswa seperti Porseni," kata dia.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi mengatakan pemerintah tetap akan memperhatikan kondisi sekolah tersebut, namun itu berkaitan dengan anggaran.
"APBD kita sedang berjalan dan hal-hal seperti itu tetap akan dibangun apa lagi itu terkena bencana alam," kata Kusnadi.
Berdasarkan data yang diperoleh banjir bandang tersebut terjadi pada Juni 2016, yang menghanyutkan rumah penduduk serta fasilitas umum lainnya, bahkan seorang bocah tewas pada musibah tersebut.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik