Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Pesawat Tanpa Awak Karya Mahasiswa UGM

Susi Fatimah , Jurnalis-Minggu, 11 Desember 2016 |17:03 WIB
Mengenal Pesawat Tanpa Awak Karya Mahasiswa UGM
Foto: Dok UGM
A
A
A

“Pesawat ini menggunakan bateri berkapasitas 6.200mAh yang dapat terbang selama 30 menit,” tambah Lazuardi Ichsan, anggota pengembang robot Fiachra Aeromapper.

Lazuardi menambahkan pesawat monitoring ini merupakan jenis launcher. Pesawat akan dilontarkan dengan launcher sehingga akan terdorong ke atas lalu motor pesawat yang akan bekerja selanjutnya.

Menurut Lazuardi, pesawat yang mereka kembangkan selain stabil dan memiliki ketahanan terbang tinggi, juga memiliki wing loading kecil. Disamping itu, gimbal buatan sendiri, mudah dibongkar pasang, memiliki kontrol permukaan dan struktur sederhana serta menggunakan fully automated tracker untuk video streaming dan telemetri.

Sementara itu, pesawat Rasayana Racing Plane merupakan pesawat yang dirancang untuk menyelesaikan misi terbang cepat, aman dan akurat pada jalur misi. Memiliki spesifikasi berat 1,5 kg dengan panjang pesawat 1,1 meter dan panjang bentang sayap 1,2 meter. Badan pesawat terbuat dari material composite, sedangkan sayap dari foam core composite.

“Dilengkapi dengan baterai Li-Po Bonka 4s 1.200 mAh yang kuat terbang sampai 20 menit,” jelas salah satu pengembang Rasayana, Umar Fadhil Ramadhan.

Dalam KRTI 2016 kemarin, pesawat ini mampu menyelesaikan misi terbang sejauh 700 meter dengan catatan waktu 26,16 detik. Selanjutnya, kembali ke base secara cepat dan selamat.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement