"Saya bawa sperma beku dari Mataram ke Kalimantan, supaya ada pertukaran genetik. Selama ini rusa dibiarkan kawin satu genetik," katanya.
Adji menyambut baik ide dari UGM untuk membuka tempat sebagai pusat budidaya ternak rusa. Dia pun akan membantu mengirim sperma beku dari berbagai jenis rusa agar nanti bisa menghasilkan jenis rusa asli dari Indonesia yang lebih unggul dan tahan terhadap penyakit.
"Pelihara rusa itu mudah, asal punya kandang, makannya dedaunan kering, yang penting tidak membuat rusa stres dengan lingkungannya," tutur Adji.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik