"Sebenarnya saya ini masih merasa kalau hidup saya ini masih sia-sia. Coba kita lihat saja Bung Hatta pada umur 26 tahun sudah melanglang buana dengan pemikirannya. Seharusnya pemikiran atau gagasan baru itu muncul ketika berumur 30 tahun. Meskipun ide sekolah ini bukan dari pemikiran saya, saya berharap dengan berdirinya sekolah ini dapat bermanfaat bagi para pemuda dan pemudi bangsa Indonesia,“ ujarnya.
Menurut Ketua Pelaksana ASM School of Political Thought ad Humanity, Profesor Dr Tulus Warsito, tujuan pembentukan sekolah ini adalah agar bisa menyebarluaskan padangan Islam secara konduktif.
“Artinya bahwa kami akan menjadi anak ideologis Buya dan mewarisi pemikiran-pemikirannya, jadi bukan sekadar pengikutnya. Tapi, ide atau pemikiran Buya akan terus kita kembangkan. Saya berharap nantinya lembaga ini dijadikan sebuah lembaga rujukan yang terkemuka dalam kajian mengenai islam moderat yang berkemajuan,” ungkapnya.
Direktur Riset Maarif Institute ini menambahkan bahwa nantinya sekolah tersebut bisa menjadi sebuah ide baru untuk bisa mengembangkan pemikiran serta gagasan Buya. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik