Mahasiswa UMY Ciptakan Kaos Ajaib Pelancar ASI

Trisna Purwoko, iNews · Senin 30 Agustus 2021 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 30 65 2463193 mahasiswa-umy-ciptakan-kaos-ajaib-pelancar-asi-x3gtybwvYT.jfif Kaos ajaib pelancar ASI (foto: ist)

YOGYAKARTA – Air susu ibu adalah imunisasi pertama yang mengandung zat kekebalan tubuh, untuk diberikan kepada bayi yang baru dilahirkan. Namun, pemberian asi ekslusif terkadang masih belum memadai akibat sang ibu mengalami kendala terhambatnya produksi asi.

Agar bayi di Indonesia bisa mendapatkan asi dengan lancar dari ibunya, beberapa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menciptakan kaos ajaib untuk membantu melancarkan asi pada sang ibu.

Baca juga:  UMY Akan Produksi Massal Face Shield untuk Atasi Kelangkaan

Alat yang diberi nama “modern breast pump with oxytocin pole massage” ini merupakan hasil karya tim kreatifitas mahasiswa bidang karsa cipta atau pkm kc Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Alat ini diciptakan khusus untuk ibu yang sedang menjalani masa postpartum, terutama para ibu yang memiliki hambatan saat akan memproduksi asi.

Kaos ajaib pelancar asi ini dibuat dengan menggunakan komponen elektronika modern yang mudah didapat di pasaran, alat ini berbentuk kaos yang didalamnya terdapat bra yang di disain secara khusus agar nyaman dipakai, lalu dibagian belakang kaos ada semacam kantong yang berisi alat pemijat dengan penggerak motor yang akan melakukan pemijatan pada titik pemijatan tertentu dibagian punggung, sehingga sang ibu akan merasa nyaman dan relaks.

Selain alat pemijat di punggung, dibagian depan bra yang sudah dimodifikasi ini terdapat alat yang akan meningkatkan suhu bra dan membuat menjadi payudara menjadi hangat, dengan kondisi payudara yang hangat dengan suhu maksimal 38 derajat celcius, bra ini akan dapat merangsang produksi asi pada sang ibu yang asinya kurang lancar.

Selain itu, kaos ajaib pelancar asi ini juga dilengkapi alat pemompa asi dan botol khusus yang akan menampung asi yang dikeluarkan sang ibu, dari hasil uji coba pada beberapa ibu-ibu postpartum, alat ini dapat bekerja dengan baik dan bisa memperlancar produksi asi pada ibu postpartum.

Dosen pembimbing, Erika Loniza mengtakan, akibat masa pandemi Covid-19 pembuatan alat ini sedikit terlambat dari target waktu yang direncanakan, kebijakan PPKM membuat mahasiswa sedikit kesulitan untuk mendapatkan komponen elektronik di took, dan membutuhkan waktu untuk menunggu pengiriman dari pembelian secara on line.

“Pembatasan berkumpul di laboratorium kampus selama masa PPKM juga membuat mahasiswa melakukan terpaksa melakukan perakitan alat ini secara bergantian, sehingga proses pembuatan prototype dan uji coba kaos ajaib pelancar asi ini membutuhkan waktu 3 bulan dengan menghabiskan biaya Rp3 juta hingga Rp8 juta,” kata Erika. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini