Karena itu, BINUS University menerapkan pendekatan yang mendorong mahasiswa tidak hanya menerima hasil yang diberikan AI, tetapi juga mampu mengevaluasi, memvalidasi, dan memahami keterbatasan teknologi tersebut. Proses pembelajaran mencakup berbagai aktivitas, mulai dari riset, brainstorming, collaborative learning, hingga penerapan AI dalam konteks akademik maupun industri.
Pendekatan tersebut didukung oleh sejumlah platform digital yang menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran BINUS University. Menurut Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA., perkembangan AI akan terus berlanjut dan memberikan manfaat besar apabila digunakan secara tepat.
"Memahami perkembangan AI saat ini, kami berkomitmen mendampingi mahasiswa agar mampu memanfaatkan AI secara produktif tanpa kehilangan kemampuan berpikir, kreativitas, dan daya analitis mereka. Komitmen ini juga sudah kami wujudkan nyata dalam kurikulum, ekosistem digital, hingga pengalaman belajar sehari-hari," jelas Dr. Nelly.
Di tengah transformasi dunia kerja yang semakin cepat, perguruan tinggi kini tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang menguasai teknologi, tetapi juga individu yang mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan memanfaatkan AI sebagai alat pendukung untuk menghadapi tantangan masa depan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)