"Rams meraih predikat pembicara terbaik pertama di antara 70+ kontestan dalam kompetisi peradilan semu hukum internasional paling bergengsi, membuktikan kemampuan retorika dan penguasaan materi yang luar biasa di tingkat nasional," imbuh Edy Torana.
Selanjutnya, Rahman Torana masuk Peringkat 1 Tim & Memorial – Foreign Direct Investment (FDI) Moot Court Competition (2024). Dirinya berperan sebagai pelatih (coach),
"Rams membimbing tim hingga mencapai peringkat pertama secara global, baik untuk performa tim maupun kualitas berkas hukum (claimant memorial) melawan 73 tim dari seluruh dunia," tukas Edy Torana.
Rahman Torana Miliki Segudang Prestasi
Rahman Torana menambahkan, bahwa dirinya masuk 3rd Runner-up – ASEAN+3 University Network Young Speakers Competition (2024). Menjadi representasi resmi Indonesia.
"Saya berhasil meraih posisi 3rd Runner-up dalam kompetisi pidato tingkat regional, menegaskan daya saing komunikasi publik di hadapan delegasi terbaik dari negara-negara ASEAN, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan," katanya.
Rahman Torana juga pernah, Juara 2 – Constitutional Law Festival (CLF) Legal Drafting Competition (2024). Pencapaian ini menonjolkan keahlian teknis dirinya dalam penyusunan regulasi Undang-Undang pemerintah.